Kali ketiga, Universitas Brawijaya Malang gelar ICGAB
Elshinta
Senin, 26 Agustus 2019 - 20:57 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Kali ketiga, Universitas Brawijaya Malang gelar ICGAB
Universitas Brawijaya Malang gelar ICGAB ketiga kali. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Untuk kali ketiga, Fakultas Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya Malang menggelar International Conference on Green Agriculture and Bioeconomy (ICGAB), Senin (26/8).

Pada acara tahunan kali ini ada tujuh pembicara yang datang dalam acara tersebut, yakni Prof Seong Gu Hwang (Hakyong Korea National University, Korea Selatan), Prof Joong-Ho Kwon (Kyungpook National University, Korea Selatan) Dr Julianne H Grose (Brigham Young University, Amerika Serikat), Prof Kongkiti Phusavat (Kasetsart University).

Selanjutnya, Dr Hens Saputra (BPPT, Indonesia), Prof Phung Kim Le (Ho Chi Minh University of Technology, Vietnam), Dr Yusuf Hendrawan (Universitas Brawijaya, Indonesia).

Dekan FTP UB Malang, Imam Santoso mengungkapkan saat ini teknologi digunakan untuk eksploitatif. "Dalam ICGAB akan dibahas berbagai upaya inovasi dimana memungkinkan agroindustri dalam mengembangkan dan menggunakan `green technology biobased` untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat pembangunan berkelanjutan," ungkapnya, dilaporkan Kontributor Elshinta El Aris.

Konferensi ini bertujuan untuk mengkomunikasikan dan menyebarluaskan penelitian, inovasi teknologi dan kemajuan teknologi, serta studi kasus. Acara ini menyediakan platform ilmiah yang memungkinkan akademisi lokal dan internasional, peneliti, pembuat kebijakan, pemimpin industri, profesional, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun jaringan, berbagi ide, dan menciptakan kolaborasi penelitian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendikbud perintahkan setiap ruang kelas pasang simbol negara
Senin, 21 Oktober 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI mewajibkan setiap ruan...
Satgas Pamtas Yonif Raider 514 ajar anak-anak Kampung Tirineri Papua
Senin, 21 Oktober 2019 - 12:51 WIB
Elshinta.com - Memberikan pengajaran kepada masyarakat khususnya anak-anak, untuk kesekian kali...
MPR: Pancasila wajib masuk kurikulum semua jenjang pendidikan
Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyebut P...
Kemdikbud siapkan ekosistem pendidikan berbasis digital
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan ekosistem pend...
Perkuat ekonomi di era 4.O, UP berkolaborasi dengan 6 perguruan tinggi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Universitas Pancasila (UP) berkolaborasi dengan enam perguruan tinggi nasio...
Penanaman Pancasila perlu dimulai sejak PAUD
Jumat, 18 Oktober 2019 - 11:37 WIB
Elshinta.com - Pembinaan Pancasila, kebangsaan, dan keagamaan perlu dilakukan sejak anak-a...
Lembaga Administrasi Negara gelar uji publik sekolah kader
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:18 WIB
Elshinta.com - Plt Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajeri...
Rektor UINSU: Dari pesantren kampung menuju kelas internasional
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menyongsong HUT ke-46 IAIN/UINSU terus berbenah dari sisi kuantitas maupun ...
Dies Natalis Unas ke-70, berkarya dan berprestasi
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Memasuki usia genap 70 tahun, Universitas Nasional (Unas) secara sungguh-sungguh...
PTNBH motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia
Senin, 14 Oktober 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)