BPBD: Kebakaran hutan Gunung Semeru berhasil dipadamkan
Elshinta
Selasa, 27 Agustus 2019 - 17:57 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
BPBD: Kebakaran hutan Gunung Semeru berhasil dipadamkan
Sumber foto: Effendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kebakaran ilalang dan rumput di Gunung Semeru tepatnya berada di Sumber Mani atau di atas Ranu Kumbolo. Kebakaran tersebut sudah bisa dipadamkan namun personel masih diminta untuk bertahan, berjaga-jaga kemungkinan api bisa muncul kembali.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang, Mohammad Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, kondisi terakhir terkait kebakaran di Gunung Semeru telah disampaikan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Khoirul, kemarin siang api sudah dikuasai dan bisa dipadamkan. "Tapi tetap saya meminta untuk relawan dan juga untuk tim dari TNBTS secara bergantian memantau perkembangan dari bekas-bekas material ilalang dan rumput yang terbakar," katanya kepada Kontributor Elshinta, Effendi Murdiono, Selasa (27/8).

Cuaca ekstrim menjadi kecemasan terjadinya api kembali menyala dari material di area kebakaran, tidak hanya titik kebakaran yang jadi pantauan namun area lainnya lereng Gunung Semeru juga jadi perhatian.

Hingga hari ketiga paska kebakaran, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD belum menerima laporan luasan ilalang dan rumput yang terbakar, namun menurut informasi yang dimiliki BPBD lahan yang terbakar tidak terlalu luas. Meskipun demikian data akibat kebakaran sangat diperlukan untuk disampaikan ke pucuk pimpinan BPBD, Kepala Daerah serta BPBD provinsi dan BNPB.

Wawan menambahkan, penyebab kebakaran TNBTS masih bekerja untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya, selain untuk mengetahui pastinya luasan lahan yang terbakar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nelayan di Gunung Kidul diimbau tidak melaut karena gelombang tinggi
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:19 WIB
Tim pencarian dan penyelamatan Satuan Perlindungan Masyarakat Wilayah II Kabupaten Gunung Kidul, Dae...
Pemkot Samarinda tetapkan status tanggap darurat banjir
Selasa, 26 Mei 2020 - 09:45 WIB
Pemerintah Kota Samarinda telah menerbitkan surat keputusan penetapan status keadaan tanggap darurat...
30.894 warga Samarinda terdampak banjir
Senin, 25 Mei 2020 - 15:25 WIB
Sebanyak 30.894 jiwa (warga) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Lebaran kedua ini masih terdam...
Warga terdampak banjir di Samarinda mulai mengungsi
Senin, 25 Mei 2020 - 12:50 WIB
Para korban banjir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman, ak...
Gempa tektonik magnitudo 5,5 melanda Maluku Barat Daya
Sabtu, 23 Mei 2020 - 11:10 WIB
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,5  melanda kawasan Maluku Barat Daya, Maluku, Sabtu (23/5) p...
Pengungsi Balekambang pulang ke rumah setelah banjir surut
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:29 WIB
Ratusan pengungsi di Kelurahan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, mulai kembali ke rumah merek...
128 warga Balekambang mengungsi dengan protokol PSBB akibat banjir
Selasa, 19 Mei 2020 - 08:26 WIB
Sebanyak 128 jiwa warga Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mengungsi denga...
Selasa pagi, banjir rendam 17 RW di Jaktim dan sebagian Jaksel
Selasa, 19 Mei 2020 - 06:53 WIB
Sebanyak 17 wilayah rukun warga (RW) di Jakarta Timur dan sebagian Jakarta Selatan terendam banjir a...
Banjir bandang terjang Kabupaten Aceh Tengah
Kamis, 14 Mei 2020 - 06:23 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan, telah terjadi bencana alam banjir bandang di De...
Jembatan ruas penghubung Banten-Jawa Barat kembali terputus
Rabu, 13 Mei 2020 - 16:13 WIB
Jembatan ruas jalan penghubung Provinsi Banten dan Jawa Barat yang melintasi kawasan hutan konservas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV