Kiri Kanan
Derita penyakit osteogenesis imperfect, Izam tunggu uluran tangan
Elshinta
Rabu, 04 September 2019 - 19:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Derita penyakit osteogenesis imperfect, Izam tunggu uluran tangan
Derita penyakit osteogenesis imperfect, Izam tunggu uluran tangan. Foto: Deni Suryanti/Elshinta.com.

Elshinta.com - Abbrizam Hammam Zufar atau akrab dipanggil Izam (5), warga Dusun Badongan RT 01/RW 001 Desa Sanggrahan Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menderita penyakit langka osteogenesis imperfect. Yakni penyakit kelainan tulang yang menyebabkan tulang rapuh. Putra kedua pasangan Maryono (40) dan Anita Agustina (35) ini akan genap berusia 5 tahun pada 8 November mendatang.

Karena penyakitnya, setiap hari Izam hanya bisa berbaring sambil melihat film kartun kesukaannya yakni Adit, Sopo, Jarwo di telepon genggam ibunya. Badannya kurus, kaki dan tangan tumbuh tidak beraturan. Gerakan Izam juga terbatas bahkan untuk menggerakkan kakinya saja perlu ditopang dengan tangan agar bisa merubah posisi berbaring. Penyakit ini juga menyebabkan berat badan Izam hanya delapan kilogram.

Anita, ibunda Izam mengatakan, penyakit osteogenesis imperfect diderita anaknya sejak lahir. Kondisi tidak normal telah terdeteksi dites USG pada usia kehamilan delapan bulan, kaki Izam sudah terlihat bengkok. Hingga diusia Izam baru tiga minggu dokter meminta untuk dilakukan rontgen. Sejak saat itu, kaki Izam terus mengalami patah tulang. Setidaknya Izam telah mengalami patah tulang delapan kali. Patah tulang ini terjadi sejak usianya tiga minggu hingga dua tahun. “Setelah dua tahun sudah tidak patah tulang lagi. Tetapi sering terserang rasa sakit yang luar biasa,” paparnya kepada Kontributor Elshinta, Deni Suryanti. 

Biaya perawatan Izam, lanjut Anita, cukup mahal. Jika terasa nyeri, butuh waktu sekitar satu bulan pemulihan. Izam juga harus mengonsumsi multivitamin untuk menguatkan tulangnya. Harganya Rp 70.000 per botol yang diminum sehari sekali, dan akan habis dalam waktu satu minggu. Selain itu obat anti nyeri, dengan harga yang hampir Rp 70.000 dan kedua obat tersebut hanya bisa dibeli di Rumah Sakit. “Kalau obat penyakitnya kata dokter belum ada,” ujarnya.

Menurut Anita, kebutuhan pengobatan Izam saat ini ditanggung secara mandiri dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun sering kali tidak mencukupi dari penghasilan suami yang berprofesi sebagai buruh bangunan dan menanggung lima anggota keluarga. Pihaknya berharap, pemerintah daerah segera menyertakan dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Ya sering tidak cukup dan harus berhutang,” imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Nge-gym solusi untuk jaga kebugaran tubuh
Minggu, 01 Desember 2019 - 12:03 WIB
Selama ini olahraga kebugaran dipersepsikan identik dengan harga yang relatif mahal dan repot.
Tangkal radikal bebas, konsumsi enam makanan kaya antioksidan ini
Sabtu, 30 November 2019 - 14:28 WIB
Antioksidan adalah komponen atau substansi yang mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. R...
Lions Ride 2019 akan digelar di BSD
Kamis, 28 November 2019 - 18:02 WIB
Tahun ini akan digelar Lions Ride merupakan program peduli diabetes dengan mengajak masyarakat lomba...
Waspada, rokok bisa picu mata bayi katarak
Kamis, 28 November 2019 - 16:42 WIB
Bagi Anda perokok aktif hendaknya saat ini mulai waspada karena aktivitas menghisap tembakau itu bi...
Waspada! Pencemaran udara tingkatkan risiko terkena glaukoma
Kamis, 28 November 2019 - 10:16 WIB
Sebuah studi dari UCL di Inggris menyatakan bahwa orang yang tinggal di kawasan dengan pencemaran ud...
Pascawabah Hepatitia A Dinkes Depok masih berlakukan Status KLB
Selasa, 26 November 2019 - 19:37 WIB
Pascawabah Hepatitis A di SMPN 20 Kota Depok, Jawa Barat, sekolah terpaksa meliburkan selama tiga ha...
Tim gabungan Dinkes Magelang renovasi rumah penderita TB
Selasa, 26 November 2019 - 16:15 WIB
Tim gabungan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Magelang, Jawa Tengah mendatangi rumah seorang pasien Tuber...
2019, tercatat 138 orang menderita HIV/AIDS di Bojonegoro
Selasa, 26 November 2019 - 14:08 WIB
Tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tercatat ada 138 penderita HIV/AIDS. Jumlah tersebut ...
Vaksinasi, cara hindari gangguan influenza selama musim liburan
Selasa, 26 November 2019 - 11:09 WIB
Ketua Indonesia Influenza Foundation Cissy B. Kartasasmita di acara Media Briefing World Flu Day 201...
 Hari Kesehatan Nasional, pelajar di Banjarmasin cuci tangan massal
Senin, 25 November 2019 - 07:27 WIB
Kepala Dinas Kesehatan  Ptovinsi Kalimantan Selatan Muslim, mengatakan sebanyak lima ratus siswa-s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)