Dongkrak ekonomi di era industri 4.0, RI makin `gercep`
Elshinta
Kamis, 05 September 2019 - 09:44 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Dongkrak ekonomi di era industri 4.0, RI makin `gercep`
RI makin gercep di era industri 4.0. Foto: istimewa

Elshinta.com - Pemerintah bertekad semakin gerak cepat (gercep) untuk memasuki era industri 4.0 melalui penerapan peta jalan Making Indonesia 4.0. Hal ini guna menciptakan lompatan dan terobosan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan roadmap Making Indonesia 4.0 pada April 2018 lalu. Ini sebagai arah yang jelas dan langkah strategis kita untuk menjadi negara industri yang tangguh,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dikutip Kamis (5/9).

Menperin menegaskan, salah satu kunci dari implementasi industri 4.0 adalah peningkatan investasi. Terutama berkaitan dengan pengembangan industri baru. Sebab, akan memperkuat dan memperdalam struktur manufaktur nasional.

Penerapan industri 4.0 ini tidak hanya menyasar kepada sektor skala besar, melainkan juga industri kecil dan menengah (IKM) dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitasnya secara lebih efisien.

Airlangga optimistis, apabila hal itu terwujud, bakal mampu menggenjot produk domestik bruto (PDB) secara signifikan. “Selain meningkatkan nett ekspor sebesar 10 persen atau 13 kali lipat dibandingkan saat ini, sasaran Making Indonesia 4.0 juga meliputi peningkatan produktivitas tenaga kerja hingga dua kali lipat dan alokasi anggaran riset menjadi 2 persen,” sebutnya.

Berdasarkan aspirasi besar peta jalan tersebut, Indonesia akan masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030. “Kami meyakini, industri 4.0 akan mendongkrak 1-2 persen pertumbuhan ekonomi kita, menambah hingga 10 juta lapangan kerja baru, dan peningkatan kontribusi industri manufaktur sebesar 25 persen pada tahun 2030,” ungkapnya.

Target 10 juta lapangan kerja baru di tahun 2030, kata Menperin, adalah hal realistis. Adanya industri 4.0 dinilai dapat membuat lapangan kerja baru.

Oleh karena itu, disiapkan lima sektor andalan yang akan menopang target-target tersebut, yakni industri makanan dan minuman, industri tekstil dan busana, industri otomotif, industri kimia, serta industri elektronik.

“Kelima sektor ini mampu memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB, kemudian menyumbang 65 persen terhadap total ekspor, dan 60 persen tenaga kerja industri ada di lima sektor tersebut,” demikian Airlangga.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Begini strategi Indonesia hadapi industri 4.0
Senin, 20 Januari 2020 - 15:28 WIB
Kemenperin juga sedang mendirikan Digital Capability Center di Jakarta sebagai pusat inovasi dan p...
Masyarakat Jayawijaya dapat bantuan 138 Wifi Nusantara gratis
Minggu, 19 Januari 2020 - 14:47 WIB
Masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua mendapat bantuan sebanyak 138 perangkat untuk jaring...
Atasi karhutla, TNI AU kembangkan teknologi `water bombing`gunakan bola-bola air
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:36 WIB
Untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan pihak TNI AU berhasil ...
Kata `banjir` ternyata disebut puluhan kali dalam manuskrip kuno. Apa artinya?
Jumat, 10 Januari 2020 - 17:17 WIB
Banjir ternyata bukan hal baru yang terjadi di Indonesia khususnya di Jakarta. Menurut catatan Prof....
Konflik Iran-AS disebut akan berlarut ke wilayah siber, hindari pakai `VPN`
Jumat, 10 Januari 2020 - 08:10 WIB
Pakar keamanan siber, Pratama Persadha mengatakan, bahwa serangan Iran - Amerika Serikat berpotensi ...
Hyundai dan Uber pamerkan taksi terbang
Kamis, 09 Januari 2020 - 19:26 WIB
Perusahaan ridesharing Uber dan perusahaan otomotif asal Korea Selatan Hyundai baru saja mengumumkan...
`Taksi terbang` listrik Hyundai-Uber mampu tempuh jarak 100 km
Selasa, 07 Januari 2020 - 16:18 WIB
Perusahaan otomotif Korea Selatan, Hyundai Motors, bersama Uber Technologies Inc tengah mengembangka...
Wah, Hyundai dan Uber bakal kembangkan taksi udara
Selasa, 07 Januari 2020 - 15:54 WIB
Ojek dan taksi online di jalan raya mungkin sudah biasa, tapi kalau taksi udara untuk perkotaan tent...
Operasi TMC kurangi curah hujan-cegah banjir ke barat laut Jakarta
Jumat, 03 Januari 2020 - 13:25 WIB
Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dimulai, Jumat (3/1), dengan melepaskan dua sortie penerban...
Catat! BMW Astra sediakan layanan jemput kendaraan yang terkena banjir
Kamis, 02 Januari 2020 - 15:17 WIB
Banyaknya kendaraan yang terendam banjir di sejumlah wilayah Jadetabek, karena tingginya intensitas ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV