Kalsel berkabut asap? 2.000 masker dibagi-bagi
Elshinta
Kamis, 05 September 2019 - 17:11 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Kalsel berkabut asap? 2.000 masker dibagi-bagi
Foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kebakaran lahan yang terjadi saat ini mengakibatkan kabut asap yang mulai terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, membuat BPBD Kalsel membagikan 2.000 masker. 

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan pihaknya memiliki stok yang cukup untuk kebutuhan masker. Kamis 05/09. "Sementara kita bagi ke HSU karena daerah tersebut yang cukup parah," ujarnya, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Abriansyah Alam menambahkan untuk stok masker BPBD memiliki 20 ribu masker persediaan. "Dan kita akan kembali bagi bila ada daerah yang membutuhkan," katanya.

Kabut asap yang melanda kawasan Tapin dan Hulu Sungai menurut Kasubid Kesiapsiagaan Muhari, berdasar informasi  BMKG, disebabkan oleh sebaran hotspot diwilayah tersebut cukup tinggi "setidaknya terdapat 29 titik api, ditambah cuaca cerah, dan angin kencang," ujarnya.

Selain itu, Kadis Kesehatan Kalimantan Selatan, Muslim mengimbau masyarakat apabila terjadi peningkatan kabut asap maka sebaiknya tidak beraktivitas diluar rumah, jika tak dalam keadaan penting. Jika harus keluar rumah hendaknya menggunakan masker.

"Bagi masyarakat yang terpapar kabut asap yang kemudian berakibat timbul penyakit ISPA segera datang ke fasiltas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Dinas kesehatan Kalsel juga siap mendistribusikan PMT atau MP-ASI bagi masyarakat terdampak asap, seperti ibu hamil dan balita untuk meningkatkan gizinya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gempa M 5,6 guncang wilayah Melonguane Sulut
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gemba...
Lahan perkebunan 10 hektare di Wongsorejo terbakar
Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:35 WIB
Elshinta.com - Lahan perkebunan Randu Mas seluas 10 hektare di kawasan Kecamatan Wongsorejo Ban...
Bencana megathrust ancam 10 kecamatan di Lumajang
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Ka...
Lahan di Subang terbakar akibat puntung rokok
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat ada yang membuang puntung rokok sembarangan, lahan seluas lim...
Gempa M 5,9 guncang Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, belum ada laporan kerusakan
Selasa, 15 Oktober 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik, mag...
Jumlah titik panas masih fluktuatif, masyarakat diimbau tetap waspada kabut asap
Selasa, 15 Oktober 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat u...
Gempa M 5,9 guncang Enggano Bengkulu, tidak berpotensi tsunami
Selasa, 15 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi di sekitar wilayah Enggano Bengkulu, Selasa (...
Polres bersama BEM Univet bantu air bersih untuk warga Sukoharjo
Senin, 14 Oktober 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Berbagai pihak masih berupaya mengatasi krisis air bersih akibat kemarau di...
Makin banyak warga Kulon Progo kesulitan air bersih
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:56 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa ...
Terdampak kekeringan, BPBD Banyuwangi `dropping` 1.700 ton air bersih 
Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Hingga memasuki awal Oktober 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)