Stok minyak AS turun, harga naik tipis
Elshinta
Jumat, 06 September 2019 - 07:35 WIB |
Stok minyak AS turun, harga naik tipis
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6vNGH

Elshinta.com - Harga minyak mentah naik tipis pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena penurunan tajam persediaan minyak AS serta diimbangi oleh kekhawatiran perlambatan permintaan global di saat keraguan atas penyelesaian konflik perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Patokan global, minyak mentah berjangka Brent, untuk pengiriman November naik 0,25 dolar AS menjadi ditutup pada 60,95 dolar per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik empat sen menjadi berakhir pada 56,30 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Persediaan minyak mentah dan produk AS turun pekan lalu, dengan minyak mentah jatuh untuk minggu ketiga berturut-turut meskipun ada lonjakan impor, kata Badan Informasi Energi (EIA). Stok minyak mentah turun 4,8 juta barel, hampir dua kali lipat ekspektasi analis, menjadi 423 juta barel, terendah sejak Oktober 2018. "Ini benar-benar laporan bullish semuanya," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.

Harga minyak melonjak lebih dari dua persen setelah laporan EIA, tetapi harga berangsur-angsur memangkas kenaikan tersebut karena skeptisme merayap kembali atas prospek kesepakatan perdagangan yang akan terjadi antara dua ekonomi utama dunia meskipun putaran pembicaraan lain dijadwalkan untuk bulan depan. "Saya pikir pasar di seluruh bursa telah membangun harapan sebanyak mungkin tentang perang perdagangan AS-China," kata John Kilduff, mitra di Again Capital di New York.

Tiongkok dan Amerika Serikat pada Kamis (5/9) sepakat untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi pada awal Oktober di Washington. "Bahkan dengan pengumuman bahwa mereka akan memulai kembali perundingan perdagangan, masih ada ketidakpastian mengenai masalah itu dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan permintaan, yang pada dasarnya menjaga pasar dari dorongan lebih tinggi," kata Gene McGillian, wakil presiden riset pasar di Tradition Energi di Stamford, Connecticut.

Sengketa perdagangan yang berkepanjangan telah meredam harga minyak, tetapi Brent masih naik sekitar 12 persen tahun ini, dibantu oleh pengurangan produksi yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia. Meskipun demikian, OPEC dan Rusia meningkatkan produksi pada Agustus, menurut survei Reuters dan angka-angka kementerian energi Rusia.

Juga tekanan turun pada harga minyak telah meningkatkan bukti perlambatan pertumbuhan ekonomi di seluruh dunia, yang telah mendorong analis untuk menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak. Kepala Keuangan (CFO) BP Brian Gilvary mengatakan kepada Reuters pada Rabu (4/9/2019) bahwa permintaan minyak global diperkirakan akan tumbuh kurang dari satu juta barel per hari pada 2019, penurunan dari tahun-tahun sebelumnya, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Petani Lembang temui Dubes RI, jajaki ekspor sayuran ke Singapura
Minggu, 27 September 2020 - 19:41 WIB
Petani Lembang yang tergabung dalam Kelompok Tani Macakal bertemu dengan Dubes RI untuk Singapura Su...
Menko Perekonomian lepas ekspor empat komoditas unggulan Kepri
Minggu, 27 September 2020 - 08:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas ekspor empat komoditas unggulan a...
Pemerintah dorong infrastruktur untuk pengembangan KEK Galang Batang
Minggu, 27 September 2020 - 07:40 WIB
Pemerintah terus mendorong pembangunan wilayah di antaranya melalui percepatan pembangunan infrastru...
Ekspor ikan beku Sulut ke AS tetap stabil di tengah COVID-19
Minggu, 27 September 2020 - 06:39 WIB
Kinerja ekspor ikan beku Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke Amerika Serikat (AS) tetap stabil di ten...
Pengusaha pasrah PSBB total di Jakarta diperpanjang
Sabtu, 26 September 2020 - 19:29 WIB
Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang ...
Pertamina akan simpan stok BBM Singapura di Indonesia
Sabtu, 26 September 2020 - 15:29 WIB
PT Pertamina (Persero) akan bekerja sama dengan Singapura agar dapat menyimpan stok Bahan Bakar Miny...
26 September 1997 Pesawat Garuda Indonesia jatuh di Deli Serdang
Sabtu, 26 September 2020 - 11:24 WIB
26 September 1997 Pesawat Garuda Indonesia jatuh di Deli Serdang
 KKP dorong Tulungagung Jatim jadi wisata patin terintegrasi
Sabtu, 26 September 2020 - 09:57 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan mendorong Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi daerah desti...
Teten dorong pengembangan UMKM pariwisata di KEK Likupang Sulut
Sabtu, 26 September 2020 - 06:17 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong pengembangan UMKM yang bergerak di sektor pariwisat...
Jaga ketahanan industri, Kemenperin siap evaluasi kebijakan selama pandemi 
Jumat, 25 September 2020 - 21:48 WIB
Industri manufaktur merupakan salah satu sektor yang selama ini berperan penting dalam menopang pert...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV