Harga cabai rawit merah kembali melonjak
Elshinta
Jumat, 06 September 2019 - 09:53 WIB |
Harga cabai rawit merah kembali melonjak
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6vY9a

Elshinta.com - Harga cabai rawit merah eceran di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali melonjak setelah sempat menurun hingga kisaran Rp62.000 per kilogram.

"Harga cabai rawit merah eceran saat ini mencapai Rp8.000 per ons atau Rp80.000 per kilogram," kata salah seorang pedagang, Yuni di Pasar Manis Purwokerto, Jumat (6/9).

Ia mengakui pada akhir Agustus, harga cabai rawit merah eceran sempat turun dari Rp82.000 per kilogram menjadi Rp62.000 per kilogram karena saat itu pasokan di tingkat pedagang besar cukup banyak.

Akan tetapi, kata dia, penurunan harga tersebut hanya berlangsung selama tiga hari dan selanjutnya kembali naik menjadi Rp68.000 per kilogram namun hanya bertahan selama satu hari karena keesokan harinya naik menjadi Rp75.000 per kilogram.

Menurut dia, harga cabai rawit merah sebesar Rp75.000 per kilogram itu juga hanya berlangsung selama satu hari karena sejak 4 September hingga sekarang naik menjadi Rp80.000 per kilogram.

Ia mengaku tidak tahu pasti kenaikan harga cabai rawit merah tersebut namun berdasarkan informasi yang diterimanya karena faktor kekeringan sehingga pasokannya kembali berkurang. "Pasokan cabai rawit merah di pedagang besar tidak banyak sehingga harganya naik. Kalau tahu harganya bakal naik lagi, mungkin lebih baik tidak menurunkan harga dulu sampai penurunan harganya benar-benar stabil," katanya, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ekonom: Dampak PSBB Jakarta bayangi pertumbuhan ekonomi semester II
Kamis, 24 September 2020 - 20:26 WIB
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ta...
Indonesia dinilai perlu segera terapkan BBM ramah lingkungan
Kamis, 24 September 2020 - 19:46 WIB
Pengamat otomotif Mukiat Sutikno mengingatkan bahwa Indonesia perlu segera menerapkan bahan bakar mi...
Cari pakan alternatif, KKP dorong produksi magot dan pakan buatan secara mandiri
Kamis, 24 September 2020 - 19:11 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tega...
Tak berdaya, rupiah ditutup melemah 0,50% ke Rp14.890 per dolar AS hari ini  
Kamis, 24 September 2020 - 17:48 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot akhirnya tak mampu keluar dari tekanan hingga akhir perdagangan har...
Ekonom: Dampak PSBB Jakarta bayangi pertumbuhan ekonomi semester II
Kamis, 24 September 2020 - 11:52 WIB
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ta...
Rupiah terkoreksi seiring perlambatan pemulihan ekonomi AS
Kamis, 24 September 2020 - 10:59 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (24/9) pagi, terkoreksi se...
IHSG diprediksi melemah terbawa koreksi bursa saham AS
Kamis, 24 September 2020 - 10:21 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, diprediksi melemah terbawa...
BI perwakilan Sumut gelar sosialisasi `Nort Sumatera Invest`
Rabu, 23 September 2020 - 21:47 WIB
Wakil Bupati Langkat Syah Afandin menghadiri sosialisasi North Sumatera Invest dan Quik Response Cod...
Akademisi nilai industri manufaktur berpeluang bangkit saat pandemi
Rabu, 23 September 2020 - 21:36 WIB
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkana mengatakan sektor industri manufak...
Pemerintah yakin ekonomi kuartal III membaik meski dibayangi resesi
Rabu, 23 September 2020 - 19:26 WIB
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakin pertumbuhan ekonomi kuartal II...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV