Aksi protes, pasukan Israel tembak mati remaja Palestina
Elshinta
Sabtu, 07 September 2019 - 11:39 WIB |
Aksi protes, pasukan Israel tembak mati remaja Palestina
Tentara Israel. Sumber foto: https://s.id/6w-P

Elshinta.com - Pasukan Israel menembak dan menewaskan dua remaja Palestina selama aksi protes di sepanjang perbatasan Israel-Gaza pada Jumat, demikian pejabat kesehatan Palestina.

Keduanya bernama Khaled Al-Rabai, berusia 14 tahun dan Ali Al- Ashqar 17 tahun. Sementara itu 70 orang lainnya terluka dan 38 di antaranya terkena tembakan langsung, menurut tim medis.

Beberapa jam kemudian lima proyektil ditembakkan dari Jalur Gaza ke arah Israel, seperti yang dikonfirmasikan oleh militer Israel setelah sirene peringatan roket berbunyi di perbatasan Israel, yakni Kota Sderot dan dua desa terdekatnya sesaat sebelum tengah malam.

Media Israel melansir bahwa salah satu roket jatuh di lapangan terbuka namun tidak menelan korban jiwa. Israel lantas melakukan aksi balasan dengan serangan udara dan tank ke sejumlah target militer Hamas di Jalur Gaza utara, kata juru bicara militer Israel. Pejabat Palestina mengaku tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.

Pengunjuk rasa menggelar aksi protes mingguan selama 18 bulan yang dijuluki "Great March of Return", menyeru berakhirnya blokade keamanan yang diberlakukan terhadap Gaza oleh Israel dan Mesir. Mereka juga menuntut agar Palestina memiliki hak untuk kembali ke tanah mereka yang diambil secara paksa dengan pendirian Israel pada 1948, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erdogan tak akan pernah izinkan rokok elektrik di Turki
Selasa, 22 Oktober 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Minggu (20/10) waktu setempat, mengataka...
Superyacht terkait kasus 1MDB Malaysia kembali dilelang
Minggu, 20 Oktober 2019 - 13:52 WIB
Elshinta.com - Sebuah superyacht yang terkait dengan skandal korupsi bernilai miliaran dol...
Warga Gaza dan Suriah butuh bantuan untuk hadapi musim dingin
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 11:29 WIB
Elshinta.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyebut musim dingin di Gaza, Palestina dan Suria...
Masjid di Afghanistan dibom saat Salat Jumat, puluhan orang tewas
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:17 WIB
Elshinta.com - Ledakan-ledakan terjadi di sebuah masjid di bagian timur Afghanistan pada s...
Korban tewas Topan Hagibis di Jepang jadi 58 orang
Selasa, 15 Oktober 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Jumlah warga yang meninggal di Jepang karena Hagibis, topan terburuk sejak berpu...
Presiden Tiongkok tugaskan wakilnya hadiri pelantikan Jokowi-Ma`ruf
Selasa, 15 Oktober 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping menugaskan Wakil Presiden Wang Qishan untuk menghad...
Jepang kirim tentara selamatkan warga korban topan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:23 WIB
Elshinta.com - Jepang mengerahkan puluhan ribu tentara dan pekerja pertolongan pada Minggu (13/...
Kemenlu pastikan tak ada WNI jadi korban Badai Hagibis
Minggu, 13 Oktober 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negar...
10 orang tewas, 16 lainnya hilang akibat Topan Hagibis
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan laporan badan penyiaran umum Jepang, NHK, Topan Hagibis, yang m...
Topan Hagibis usai, belum ada laporan WNI yang jadi korban
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:10 WIB
Elshinta.com - Topan Hagibis melanda Jepang sejak Sabtu (12/10) malam. Untuk saat ini cuaca di Jepan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)