BPOM Palembang ajak masyarakat lakukan `Cek KLIK`
Elshinta
Minggu, 08 September 2019 - 12:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
BPOM Palembang ajak masyarakat lakukan `Cek KLIK`
Sumber foto: Elshinta/Purwa

Elshinta.com - Guna memberikan keamanan masyarakat dalam memilih dan memilah produk yang dipakai dan dikonsumsi, Badan POM Palembang menggelar talkshow "Ayo Cek KLIK Pilih Obat dan Makanan yang Aman" di lantai 3 Transmart Palembang, Sumsel, Sabtu (7/9).

Hadir sebagai pembicara antara lain Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Yustianus, Kepala Balai Besar POM Palembang, Hardaningsih, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumsel, Taufik Husni dan Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) Sumsel, Hasannuri A.R.

Kepala Balai Besar POM Palembang, Hardaningsih dalam pemaparanya mengatakan dalam talkshow ini BPOM menyosialisasikan kepada masyarakat dalam membeli barang-barang obat-obatan maupun bahan makanan untuk selalu Cek KLIK yakni Cek Kemasannya, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa.

Selain itu juga dijelaskan bahwa untuk izin edar dan keterangan lebih lengkap mengenai suatu produk, disarankan kepada masyarakat untuk unduh aplikasi BPOM Mobile di playstore. Aplikasi tersebut penggunaannya sangat mudah hanya dengan memindai dua dimensi barcode yang ada pada setiap kemasan melalui aplikasi BPOM Mobile dan langsung akan tertera keterangan lebih lengkap mengenai suatu produk tersebut baik dari obat, kosmetik maupun makanan.

"Sesudah dipindai atau di-scan akan keluar informasi seperti nama produk, jumlah netto, nama produsennya, nomor izin edar, dan lain sebagainya termasuk produk tersebut dipasarkan dimana. Akan tetapi hingga saat ini proses data dan keterangan dari setiap produk perusahaan tertentu masih bertahap untuk setiap perusahaan yang telah terdaftar di BPOM, khususnya bagi produsen obat-obatan karena mereka harus mencetak label kembali dan juga harus memperbaharui dua dimensi barcodenya, oleh karena itu diberikan waktu hingga 2023 untuk pembaharuan kemasan tersebut," katanya.

Lanjutnya, dalam aplikasi tersebut juga ada pengaduan yang di tanggapi dan ditindak lanjuti oleh customer service, tetapi masyarakat juga bisa menelpon langsung ke CS BPOM melalui Halo BPOM di nomor telepon 1500533.

"Untuk program selanjutnya dari BPOM Palembang, adalah mensertifikasi pangan olahan siap saji, dimana BPOM Palembang akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang yang rencananya akan dimulai minggu depan dan dua bulan berikutnya akan di validkan. Sertifikasi ini akan dilaksanakan mulai dari suatu daerah semisal di daerah BKB Palembang yang dimana terdapat restoran-restoran dan para pedagang kaki lima, sementara data sertifikasi tersebut akan dimuat di web atau medsos agar masyarakat dapat mengakses dan mengetahui olahan pangan siap saji yang telah lulus sertifikasi," ungkapnya, dilaporkan Kontributor Elshinta, Purwa.

Hardaningsing juga mengatakan untuk tahapan tahun 2020, BPOM Palembang juga akan menggaet para pengusaha makanan yang di-order melalui online dan bekerjasama dengan aplikasi ojek online yang ada di Kota Palembang untuk diberikan sertifikasi juga.

Diakhir talkshow, seluruh pembicara menempatkan materi edukasi berupa wobler dan hanging banner sebagai petunjuk dan pengingat kepada masyarakat yang akan membeli produk tertentu haruslah Cek KLIK terlebih dahulu supaya produk yang dibelinya tersebut benar-benar aman dan telah tersertifikasi BPOM.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka stunting di Indonesia turun jadi 27,67 persen
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan angka kasus stunting atau kekerdilan pada ...
Pasien serangan jantung di RS Zainoel Abidin 72 persen akibat perokok
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com  Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Aceh, dr...
Terlalu banyak minum air putih dapat memicu hiponatremia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Meskipun mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk kesehatan, namun ap...
Konsumsi makanan sehat ini bisa atasi depresi
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com - Buah-buahan dan sayuran yang dikenal bermanfaat melawan sejumlah masalah ke...
Terpapar sinar ultra violet, 250 ribu orang di Indonesia alami kebutaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Saat ini ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan di Indonesia setiap tah...
Awas! Pekerja kantoran dan supir rentan terkena penyakit inkontinensia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Pada usia senior ada sejumlah masalah kesehatan yang mungkin akan datang, s...
Pesan cinta terkait keamanan dan kesejahteraan dalam ajang The Color Run Love Tour 2019
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Tahun 2019 menjadi tahun ketiga PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insuran...
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV