Kabut asap selimuti tiga kabupaten di Sumut
Elshinta
Senin, 09 September 2019 - 14:18 WIB |
Kabut asap selimuti tiga kabupaten di Sumut
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2kbOaXS

Elshinta.com - Kabut asap menyelimuti langit Labuhanbatu Raya yang mencakup tiga kabupaten dalam seminggu terakhir yang diduga akibat kebakaran hutan dan lahan dari sejumlah daerah di Provinsi Riau yang berdekatan dengan Sumatera Utara.

Demikian disampaikan Kepala Manggala Agni Daerah Operasi Labuhanbatu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rizky Ismana Nasution, yang dihubungi dari Labuhanbatu, Senin (9/9).

Dikatakan Rizky, tiga kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara  Menurutnya, cuaca di Labuhanbatu Raya memang berkabut, namun paparan kabut asap tersebut bukan berasal dari karhutla di Labuhanbatu Raya.

Pihaknya menduga, kabut asap itu berasal dari karhutla di sejumlah daerah Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan daerah Selatan Provinsi Sumatera Utara. "Provinsi Riau siang ini ada 101 titik hot spot, tetapi belum bisa dipastikan asap bersumber dari Riau juga," ujarnya, seperti dikutip Antara.

Rizky menerangkan, faktor cuaca khususnya pergerakan angin  juga mempengaruhi penyebaran kabut asap hingga ke wilayah lain.

Dia pun mengaku belum mengetahui dari mana sumber kabut tersebut tapi membenarkan kabut yang menyelimuti daerah Labuhanbatu Raya merupakan dampak Karhutla. "Kita masih lihat perkembangan data cuaca dan pergerakan angin oleh BMKG," katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kabut asap terlihat pekat di sejumlah wilayah di Labuhanbatu Selatan sejak pagi. Seperti terpantau dari kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Sisumut dan jembatan Sungai Barumun di Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang.

Ia mengakui, cuaca pagi hingga siang hari terasa tidak seperti biasa, pemandangan terlihat tidak jernih. Bukan hanya itu, suhu udara juga membuat rasa gerah.

"Minggu (8/9) pagi kondisinya lebih parah lagi. Namun menjelang siang, asap tampak semakin tipis. Kabut asap mulai terjadi sejak beberapa hari ini, mungkin karena kebakaran lahan. Sudah hampir tiga bulan kemarau,” kata Sholawat Lubis warga Kotapinang.

Kondisi kabut asap yang tampak mulai mengkhawatirkan  membuat sekelompok remaja di Desa Perkebunan Nagodang membagi-bagikan masker.

Mereka membagikan masker secara cuma-cuma kepada setiap pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Lintas Sumatera Nagodang, serta warga yang akan keluar masuk ke Desa Perkebunan Nagodang.

“Lumayanlah ada seperti ini, karena memang kabutnya membuat nggak nyaman,” kata seorang warga yang menerima masker tersebut.

Sedangkan di Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, udara terasa panas dan gerah. Namun, masyarakat tetap melakukan aktivitas luar ruang seperti biasanya.

Sebelumnya, hujan sempat turun dan cukup  menghilangkan kabut asap untuk sementara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
ITB: Potensi tsunami 20 meter terjadi jika dua segmen megathrust pecah
Rabu, 30 September 2020 - 20:44 WIB
Guru besar Seismologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Sri Widiyantoro bersama rekan penelitinya me...
Korban tewas tanah longsor di Tarakan bertambah jadi 14 orang
Senin, 28 September 2020 - 13:23 WIB
Korban tewas karena musibah tanah longsor di Tarakan pada Senin (28/9) dini hari bertambah menjadi 1...
Sepuluh orang tewas akibat tanah longsor di Tarakan
Senin, 28 September 2020 - 10:10 WIB
Sepuluh orang tewas akibat bencana tanah longsor yang terjadi di tiga lokasi di Kota Tarakan, Provi...
Angin kencang terjang Aceh Tenggara rusak 34 rumah warga
Senin, 28 September 2020 - 09:47 WIB
Sebanyak 34 unit rumah rusak ringan dan beberapa pohon tumbang setelah hujan disertai angin kencang ...
BMKG imbau warga akhiri kepanikan terkait potensi gempa megathrust
Minggu, 27 September 2020 - 17:14 WIB
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dar...
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda Iran
Sabtu, 26 September 2020 - 16:51 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda timur laut Iran di perbatasan dengan Turkmenistan pada Sabtu (26/...
Kemenkes tingkatkan surveilans hadapi ancaman banjir dan pandemi
Kamis, 24 September 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan sejumlah strategi untuk mengatasi ancaman banjir di te...
BNPB sampaikan peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan hadapi bahaya bencana hidrometeorologi
Kamis, 24 September 2020 - 07:09 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh...
Status tanggap darurat pascabanjir bandang Sukabumi
Kamis, 24 September 2020 - 06:52 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang ya...
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV