Resmi, Arab Saudi cabut aturan visa progresif umrah
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 08:07 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Resmi, Arab Saudi cabut aturan visa progresif umrah
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2lKc5y1

Elshinta.com - Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin mengonfirmasi bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mencabut aturan visa progresif untuk umrah.

"Terkait visa progressif, sore ini (Selasa) kami terima konfirmasi bahwa ada dekrit raja yang membatalkan. Jadi biayanya flat. Yang dua ribu dihilangkan," terang Hery Sarifuddin usai menghadiri Malam Anugerah Haji 2019 di Kantor Urusan Haji di Jeddah, Selasa (10/9).

Menurutnya, perubahan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Saudi dalam mewujudkan visi 2030, salah satunya target jemaah umrah mencapai 30juta orang. Kalau tahun lalu sekitar 8juta jemaah, tahun depan ditargetkan mencapai 10juta.

"Pemerintah Saudi ingin mendiversifikasi ekonominya dari berbagai economic resources, termasuk umrah," jelasnya.

Hal senada disampaikan Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Endang Djumali. Menurutnya, pengumuman pencabutan visa progresif secara resmi disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi Sulaiman Al-Massaath.

"Sore tadi (Selasa kemarin) sekitar jam 16.00 WAS, Saudi sudah mengumumkan, kebijakan visa progresif umrah dihapus. Pensosbud KJRI juga sudah mengonfirmasi pemberlakuan aturan baru ini," jelas Endang Djumali di Jeddah, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag, Rabu (11/9).

Arab Saudi memberlakukan visa progresif bagi jemaah umrah sejak 2016. Jemaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama dikenakan biaya tambahan untuk visa sebesar SAR2000 atau setara Rp7,6juta. Aturan tersebut kini telah dicabut oleh Saudi.

Bersamaan dengan pencabutan visa progresif, Pemerintah Saudi mengumumkan aturan baru tentang pemberlakuan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk Government Fee sebesar SAR300.

Biaya ini berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya. "Jadi, kebijakannya bukan mengurangi visa progresif dari SAR2000 menjadi SAR300, tapi mencabut aturan visa progresif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan Government Fee sebesar SAR300," jelasnya.

"Ketentuan ini hanya berlaku untuk visa umrah," tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Erdogan tak akan pernah izinkan rokok elektrik di Turki
Selasa, 22 Oktober 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Minggu (20/10) waktu setempat, mengataka...
Superyacht terkait kasus 1MDB Malaysia kembali dilelang
Minggu, 20 Oktober 2019 - 13:52 WIB
Elshinta.com - Sebuah superyacht yang terkait dengan skandal korupsi bernilai miliaran dol...
Warga Gaza dan Suriah butuh bantuan untuk hadapi musim dingin
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 11:29 WIB
Elshinta.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyebut musim dingin di Gaza, Palestina dan Suria...
Masjid di Afghanistan dibom saat Salat Jumat, puluhan orang tewas
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 07:17 WIB
Elshinta.com - Ledakan-ledakan terjadi di sebuah masjid di bagian timur Afghanistan pada s...
Korban tewas Topan Hagibis di Jepang jadi 58 orang
Selasa, 15 Oktober 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Jumlah warga yang meninggal di Jepang karena Hagibis, topan terburuk sejak berpu...
Presiden Tiongkok tugaskan wakilnya hadiri pelantikan Jokowi-Ma`ruf
Selasa, 15 Oktober 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping menugaskan Wakil Presiden Wang Qishan untuk menghad...
Jepang kirim tentara selamatkan warga korban topan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:23 WIB
Elshinta.com - Jepang mengerahkan puluhan ribu tentara dan pekerja pertolongan pada Minggu (13/...
Kemenlu pastikan tak ada WNI jadi korban Badai Hagibis
Minggu, 13 Oktober 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negar...
10 orang tewas, 16 lainnya hilang akibat Topan Hagibis
Minggu, 13 Oktober 2019 - 15:52 WIB
Elshinta.com - Berdasarkan laporan badan penyiaran umum Jepang, NHK, Topan Hagibis, yang m...
Topan Hagibis usai, belum ada laporan WNI yang jadi korban
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:10 WIB
Elshinta.com - Topan Hagibis melanda Jepang sejak Sabtu (12/10) malam. Untuk saat ini cuaca di Jepan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)