Politisi PKB sebut ada upaya gagalkan pelantikan Jokowi-Ma`ruf Amin
Elshinta
Rabu, 11 September 2019 - 16:47 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Sigit Kurniawan
Politisi PKB sebut ada upaya gagalkan pelantikan Jokowi-Ma`ruf Amin
Anggota DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori. Foto: Efendi Murdiono/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin pada Oktober nanti ada upaya penggagalan dengan adanya kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat, upaya tersebut tercium anggota DPR RI Komisi l Mohammad Syaiful Bahri Anshori. 

Fraksi PKB dari daerah pemilihan Jawa Timur IV tersebut mengatakan, faktanya masyarakat Papua dan Papua Barat tetap saja bergejolak terjadi kerusuhan, yang lebih parahnya saudara kita itu mendeklarasikan mau memisahkan diri dari NKRI.

Syaiful Bahri Anshori mintak penegak hukum untuk menindak tegas upaya yang mengacau keamanan, "Ada upaya untuk menjatuhkan Jokowi agar supaya tidak dilantik. Ini harus ditindak tegas," ucap Syaiful Bahri Anshori.

DPR RI asal Kabupaten Jember tersebut meminta pemerintah harus segera mengembalikan situasi menjadi dan harus segera merangkul masyarakat bagaimana konflik itu tidak berkepanjangan, selebihnya agar konflik tidak meluas ke daerah lain. 

Keamanan dan intelijen harus diutamakan karena kelompok radikal yang membawa konflik agama dalam kesuruhan di tanah cenderawasih harus ditindak tegas, "Jadi mereka ingin seperti di Timur Tengah," kata Syaiful Bahri Anshori, Rabu (11/09), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono.

Syaiful Bahri Anshori menuding adanya pihak luar yang diduga sebagai dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat, ada nama seperti aktivis Papua Merdeka Benny Wenda, itu harus dibawa ke pengadilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

Benny oleh pemerintah sebagai dalang kerusuhan. Dia orang asli Papua, namun kini masih dipertanyakan status kewarganegaraannya sebab yang bersangkutan sudah menetap lama di Inggris.

"Polisi harus bisa mengejar Benny Wenda. Kalau tinggal di negara luar, ya kembali ke Indonesia pertanggung jawabkan perbuatannya," pinta Syaiful Bahri Anshori.

Syaiful Bahri punya pandangan kerusuhan itu tidak terlalu yakin apabila kerusuhan ini tidak ada provokatornya. Pasti ada. Sebab itu harus diantisipasi oleh pemerintah adanya provokator untuk membuat Papua dan Papua Barat terjadi kerusuhan. "Kanalisasi segera jangan dibiarkan," tutur Syaiful Bahri Anshori.

Kata Syaiful Bahri Anshori, komisi I DPR sudah melakukan rapat dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Pertahanan, TNI, Kementerian Informasi dan Telekomunikasi dan Kementerian Luar Negeri. 

Kemenlu mempunyai diplomasi dengan interpol untuk memburu para dalang kerusuhan Papua dan Papua Barat. Namun ia lebih berharap mereka memiliki sikap berani untuk pulang ke Indonesia. "Tapi kalau jentel ya balik ke Indonesia. Kalau tidak ada yang bertanggung jawab bahaya," pungkas Syaiful Bahri Anshori.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jusuf Kalla dorong gerakan pemberdayaan ekonomi melalui masjid
Minggu, 15 Desember 2019 - 09:56 WIB
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Muhammad Jusuf Kalla mendorong terwujudnya gerakan pemberday...
Berikut tiga lokasi pelayanan SIM keliling di Jakarta
Minggu, 15 Desember 2019 - 09:23 WIB
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membuka pelayanan keliling untuk mengurus Surat ...
Wamendes PDTT resmikan Desa Sri Tanjung jadi Desa Rukun Antar Umat Beragama
Minggu, 15 Desember 2019 - 09:14 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setia...
Mulai pagi ini, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II dibuka gratis untuk umum
Minggu, 15 Desember 2019 - 08:39 WIB
Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (tol melayang) dibuka untuk pengguna jalan pada Minggu (15/12) pagi in...
Prabowo hadiri Sertijab Kepsek SMA Taruna Nusantara Magelang
Sabtu, 14 Desember 2019 - 20:28 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendatangi SMA Taruna Nusantara (TN) di Magelang, Jawa ...
Pengamat: Pastikan fungsional Tol Layang Jakarta-Cikampek aman-nyaman
Sabtu, 14 Desember 2019 - 19:41 WIB
Pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, mengingatkan berbagai pihak terkait m...
Menteri BUMN siapkan ruang kerja kreatif untuk milenial
Sabtu, 14 Desember 2019 - 19:29 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah menyiapkan ruang kerja kreatif di kement...
Erick Thohir harap milenial miliki kompetensi untuk pimpin BUMN
Sabtu, 14 Desember 2019 - 19:11 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan generasi muda milenial memiliki kompetensi yang memadai agar ...
Hari Juang TNI AD, Pangdam I/BB anjangsana dengan ADHA 
Sabtu, 14 Desember 2019 - 18:14 WIB
Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah melaksanakan Anjangsana dengan ADHA `Anak dengan HIV AIDS` di M...
Edhy Prabowo sebut gagal tumbuh salah satu masalah terbesar bangsa
Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:51 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan bahwa masalah stunting atau gagal tumbuh meru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once