Wanita perlu waspadai gejala miom pada rahim
Elshinta
Kamis, 12 September 2019 - 12:35 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
Wanita perlu waspadai gejala miom pada rahim
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2m6bcQj

Elshinta.com - Miom dikenal juga dengan nama mioma, fibroid rahim, atau leiomioma. Miom adalah pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut seluk beluk tentang miom yang para wanita perlu kenali. Miom berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal yang akhirnya membentuk tumor jinak.
 
Penyakit miom bisa muncul sebagai satu miom, atau sekelompok miom kecil. Ukuran fibroid bisa berkisar dari 1 mm hingga 20 cm. Sekitar 75 persen wanita akan mengalami fibroid pada saat tertentu.
 
Jenis penyakit miom:
  • Subserosa, fibroid yang tumbuh di dalam rahim dan menyebar ke bagian luar serviks.
  • Intramural, hanya tumbuh di dalam rahim, yang mungkin memperbesar ukuran rahim.
  • Submukosa, berkembang di dalam lapisan rahim, yang berarti dapat mempengaruhi siklus menstruasi, sehingga mengakibatkan kemandulan dan keguguran.
  • Pedunculated, fibroid ini terhubung ke luar atau dalam rahim melalui sebuah tangkai kecil.
Gejala:
  • Masa menstruasi lebih panjang dari biasanya.
  • Darah menstruasi dalam jumlah banyak.
  • Rasa sakit atau nyeri pada bagian perut atau punggung bawah.
  • Rasa tidak nyaman, bahkan sakit, saat berhubungan seksual.
  • Sering buang air kecil.
  • Mengalami sembelit alias susah buang air besar.
  •  Perut membesar
Walau hingga kini, penyebab miom masih belum diketahui. Namun dikaitkan dengan hormon estrogen. Estrogen adalah hormon reproduksi wanita yang diproduksi oleh indung telur.
 
Kadar estrogen dalam tubuh wanita sedang tinggi-tingginya saat berusia antara 16 hinggs 50 tahun. Setelah mengalami menopause, miom akan menyusut karena penurunan kadar estrogen.
 
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ZL4Yn2
 
Faktor-faktor risiko
Miom lebih sering muncul pada wanita dengan berat badan berlebih atau yang mengalami obesitas. Dengan meningkatnya berat tubuh, hormon estrogen di dalam tubuh juga akan meningkat.
 
Faktor keturunan juga berperan dalam kasus miom. Wanita yang ibu atau saudara perempuannya pernah mengalami miom maka akan berisiko pula terkena. 
 
Faktor lain yang bisa meningkatkan risiko munculnya miom adalah menstruasi yang dimulai terlalu dini, banyak mengonsumsi daging merah daripada sayur-sayuran dan buah-buahan, dan kebiasaan mengonsumsi alkohol.
 
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2kHXSkN
 
Pengobatan
Miom yang tidak memunculkan gejala tertentu, biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Biasanya setelah masa menopause, miom jenis ini akan menyusut atau bahkan menghilang sendiri tanpa menjalani pengobatan.
 
Pengobatan hanya akan dilakukan pada miom yang menimbulkan gejala. Pengobatan ini berfungsi meringankan gejala yang muncul. Apabila pengobatan yang dilakukan tidak memiliki dampak yang efektif, pelaksanaan prosedur operasi perlu dilakukan.   
 
Meski miom adalah tumor jinak yang tidak bersifat kanker atau ganas, para wanita tetap perlu mewaspadainya.
 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Jaga `mood` selama hamil dengan rajin olahraga
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Berolahraga ringan untuk para wanita hamil tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kebugaran tetapi ...
Wanita harus tahu, cara merawat Miss V sesuai perubahan usia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:13 WIB
Organ intim akan berubah seiring bertambahnya usia. Lambat laun, bentuk Miss V tidak sama seperti be...
 Kenali apa itu kutu kemaluan, penyebab dan cara mengobatinya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Kutu kelamin ini memang sering disebut bisa menjadi penyebab ketidaknyamanan pada area organ intim. ...
Macam-macam bentuk rahim dan kaitannya dengan kehamilan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:26 WIB
Beberapa wanita memiliki bentuk rahim yang berbeda atau abnormal. Pada beberapa kasus wanita yang me...
Apa akibat tidak menjaga kebersihan Miss V saat menstruasi?
Rabu, 05 Agustus 2020 - 10:10 WIB
Masa menstruasi bisa menjadi waktu yang rentan bagi wanita terkena infeksi. Pasalnya, saat menstruas...
 Faktor apa saja yang dapat memengaruhi berubahnya bentuk Miss V?
Rabu, 29 Juli 2020 - 10:02 WIB
Waktu turut membawa berbagai perubahan pada tubuh wanita, tak terkecuali organ intim. Bentuk Miss V...
Apakah ciri-ciri wanita tidak subur bisa dilihat secara fisik?
Rabu, 22 Juli 2020 - 09:49 WIB
Untuk mengetahui subur atau tidaknya seorang wanita, maka harus dilakukan serangkaian tes oleh dokte...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV