Tim Monev On Site evaluasi UPT Puskesmas Hinai Kiri terkait stunting
Elshinta
Kamis, 12 September 2019 - 20:39 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Tim Monev On Site evaluasi UPT Puskesmas Hinai Kiri terkait stunting
Sumber foto: Elshinta/M. Salim

Elshinta.com - Tim Monev On Site menunjungi UPT Puskesmas Hinai Kiri dan Desa Kabun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk melakukan evaluasi atas intervensi pencegahan stunting, di UPT Puskesmas Hinai Kiri, dan juga kunjungan langsung ke Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Kamis (12/9).

Kunjungan tim Monev On Site tersebut dipimpin oleh Azat Sudrajat dari Dirjen Anggaran Kemenkeu bersama perwakilan Kemenkes, Kemendikbud dan Kementerian Desa.

Camat Secanggang, Syofian Tarigan, pada sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim Monev On Site, serta menyampaikan tentang pencegahan angka stunting yang ada di Kecamatan Secanggang.

Selain itu camat juga menyampaikan pencegahan stunting dilakukan dengan melakukan kerjasama lintas instansi serta inovasi dengan cara memberikan makanan tambahan. "Selama ini tim terpadu sudah sangat baik menjalankan program, sehingga angka stunting dapat menurun drastis. Jika anggarannya ditambah lagi pasti tim terpadu akan semakin maksimal menjalankan tugasnya," ujar Syofian

Kepala UPT Puskesmas Hinai Kiri Dahlia menjelaskan, sebelumnya jumlah anak yang mengalami stunting di Kecamatan Secanggang cukup tinggi data tahun 2013 menyebutkan angka stunting mencapai 37 persen, namun saat dilakukan pendataan ulang pada tahun 2017 menjadi 23 persen, selanjutnya upaya penurunan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Hinai Kiri bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan serta stakeholder pada tahun 2018 angka stunting menurun di angka 13 persen.

Pihak Puskesmas terus melakukan berbagi upaya penanganan pencegahan stunting tersebut, dengan melibatkan berbagi  intansi. Seperti melakukan operasi timbang, penyisiran, pengukuran, edukasi ke masyarakat, pemberian makanan tambahan, pemicuan stop buang air besar sembarangan dan memberdayakan kader kesehatan membuat makanan tambahan dari daun kelor.

Sementara, Azat Sudrajat di kesempatan yang sama menerangkan bahwa maksud dan tujuan kunjungannya, untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi hasil dari upaya pencegahan stunting yang dilakukan selama ini, dilaporkan Kontributor Elshinta, M. Salim.

Hasilnya, sebut Azat, pihaknya merasa puas dan memberikan apresiasi, sebab Pemkab Langkat telah melakukan pencegahan stunting dengan baik dan serius. Hal itu terlihat dari angka stunting yang ada di Langkat, terus mengalami penurunan, seperti halnya yang dilihat di Kecamatan Secanggang.

"Kami berharap, hal ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan, sampai seluruh balita ada yang ada di Langkat tidak ada yang mengalami stunting lagi," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka stunting di Indonesia turun jadi 27,67 persen
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan angka kasus stunting atau kekerdilan pada ...
Pasien serangan jantung di RS Zainoel Abidin 72 persen akibat perokok
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com  Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Aceh, dr...
Terlalu banyak minum air putih dapat memicu hiponatremia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Meskipun mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk kesehatan, namun ap...
Konsumsi makanan sehat ini bisa atasi depresi
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com - Buah-buahan dan sayuran yang dikenal bermanfaat melawan sejumlah masalah ke...
Terpapar sinar ultra violet, 250 ribu orang di Indonesia alami kebutaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Saat ini ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan di Indonesia setiap tah...
Awas! Pekerja kantoran dan supir rentan terkena penyakit inkontinensia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Pada usia senior ada sejumlah masalah kesehatan yang mungkin akan datang, s...
Pesan cinta terkait keamanan dan kesejahteraan dalam ajang The Color Run Love Tour 2019
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Tahun 2019 menjadi tahun ketiga PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insuran...
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV