Dolar AS melemah di tengah sejumlah data ekonomi dan keputusan ECB
Elshinta
Jumat, 13 September 2019 - 07:26 WIB |
Dolar AS melemah di tengah sejumlah data ekonomi dan keputusan ECB
Dollar AS. Ilustrasi. Foto: https://bit.ly/2mcqDqd/Elshinta.com.

Elshinta.com - Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mencerna serangkaian data ekonomi utama serta keputusan terbaru Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menurunkan suku bunga dan membeli obligasi.

Dalam pekan yang berakhir 7 September, klaim pengangguran awal turun 15.000 menjadi 204.000 dari minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (12/9). Angka itu mencapai level terendah hampir lima bulan. Rata-rata pergerakan empat minggu juga turun 4.250 menjadi 212.500, dari level minggu sebelumnya.

Sementara itu, ECB memutuskan untuk memangkas suku bunga simpanan utamanya 10 basis poin menjadi minus 0,5 persen dan meluncurkan program pembelian obligasi besar-besaran pada Kamis (12/9/2019) untuk menopang perekonomian zona euro yang kendur.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,34 persen menjadi 98,3151 pada akhir perdagangan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wabah COVID-19 memburuk, AS batasi perjalanan dari Brazil
Senin, 25 Mei 2020 - 15:49 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan pada Minggu (24/5) bahwa pihaknya membatasi perjalanan da...
Remdesivir disetujui sebagai obat pasien corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 13:27 WIB
Regulator Amerika Serikat pada Jumat (1/5) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir sebagai obat un...
Sebagian besar petugas kesehatan AS terinfeksi corona di tempat kerja
Rabu, 15 April 2020 - 13:06 WIB
Lebih dari separuh petugas kesehatan AS terinfeksi dengan virus corona jenis baru saat melakukan kon...
Baku tembak antar gembong narkoba tewaskan 19 orang di Meksiko
Minggu, 05 April 2020 - 19:38 WIB
Baku tembak yang diduga terjadi antarpembunuh bayaran dari dua gembong narkoba di Negara Bagian Chih...
Trump: Minggu depan akan banyak yang meninggal di AS
Minggu, 05 April 2020 - 17:39 WIB
Presiden Donald Trump meminta masyarakat di Amerika Serikat bersiap-siap menghadapi lonjakan jumlah ...
Argentina perpanjang karantina untuk COVID-19 hingga pertengahan April
Senin, 30 Maret 2020 - 17:58 WIB
Argentina memperpanjang periode karantina nasional sampai pertengahan April sebagai upaya memperlamb...
Kanada larang orang dengan gejala COVID-19 gunakan pesawat atau kereta
Minggu, 29 Maret 2020 - 15:15 WIB
Kanada tidak akan mengizinkan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernafasan COVID-19 menggun...
Kasus corona membludak, korps militer AS siapkan 100 fasilitas
Sabtu, 28 Maret 2020 - 14:14 WIB
Korps Insinyur Angkatan Darat  sedang merencanakan untuk menyiapkan lebih dari 100 fasilitas di Ame...
Menteri perdagangan Brazil positif corona
Selasa, 17 Maret 2020 - 10:08 WIB
Menteri Perdagangan Luar Negeri Brazil Marcos Troyjo telah menjalani tes corona dan dinyatakan posit...
Untuk pertama kalinya pelaut AS dari kapal perang terinfeksi corona
Senin, 16 Maret 2020 - 10:55 WIB
Salah satu pelaut Amerika Serikat yang bertugas di atas  kapal perang terbukti positif virus corona...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV