Delapan meninggal, 25 orang hilang akibat kapal tenggelam di India
Elshinta
Senin, 16 September 2019 - 12:05 WIB |
Delapan meninggal, 25 orang hilang akibat kapal tenggelam di India
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2mhBhft

Elshinta.com - Sedikitnya delapan orang meninggal dan 25 orang lainnya hilang pada Minggu (25/9) setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di sungai di Negara Bagian Andhra Pradesh, India.

Direktur Eksekutif Badan Nasional Penanggulangan Bencana Andhra Pradesh, Santhi Swaroop mengatakan kapal wisatawan tersebut sedang mengangkut lebih dari 60 orang termasuk kru ketika insiden terjadi di Sungai Godavari.

"Sejauh ini kami telah mengidentifikasi delapan jasad dan menyelamatkan 27 orang lainnya. Upaya penyelamatan untuk korban hilang masih dilakukan," kata Swaroop kepada Reuters yang dihimpun Antara, seraya menambahkan penyebab kecelakaan masih belum diketahui.

Insiden kapal tenggelam kerap terjadi di India, akibat minimnya regulasi dan pemeriksaan keselamatan yang memicu kecelakaan fatal di seluruh negara. Namun, media setempat melaporkan dalam kasus ini para penumpang mengenakan jaket pengaman.

Dua insiden nahas kapal tenggelam yang masing-masing menelan lebih dari 15 korban pada 2017 terjadi di Negara Bagian Uttar Pradesh dan Bihar. Insiden serupa di Negara Bagian Andhra Pradesh menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal pada November 2017. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
China alami lonjakan kasus baru COVID-19
Senin, 11 Januari 2021 - 14:25 WIB
China daratan mengalami lonjakan kasus harian COVID-19 tertinggi dalam lima bulan lebih, demikian me...
Dalam ritual mandi es tahunan, warga Jepang berdoa pandemi berakhir
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:56 WIB
 Masyarakat Jepang dengan kostum tradisional, para laki-laki mengenakan cawat dan perempuan berpak...
Australia waspada tinggi atas masuknya varian baru COVID-19
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:34 WIB
Otoritas kesehatan Australia mengatakan pada Sabtu (9/1) bahwa mereka dalam  siaga tinggi setelah k...
Arab Saudi akan cabut larangan perjalanan pada 31 Maret
Sabtu, 09 Januari 2021 - 17:10 WIB
Arab Saudi akan mencabut larangan penerbangan internasional mulai Rabu, 31 Maret, demikian laporan k...
India temukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:10 WIB
India pada Selasa (4/1) menemukan lagi 20 kasus jenis baru COVID-19, sehingga totalnya kini menjadi ...
China laporkan 33 kasus baru harian COVID-19
Senin, 04 Januari 2021 - 12:31 WIB
China daratan melaporkan 33 kasus baru COVID-19 pada 3 Januari, naik dari sehari sebelumnya, yaitu 2...
Beijing mulai vaksinasi massal, ribuan warga Shunyi dikarantina
Minggu, 03 Januari 2021 - 14:55 WIB
Pemerintah Kota Beijing mulai menggelar vaksinasi COVID-19 secara massal terhadap kelompok masyaraka...
Kasus Covid-19 melonjak, Kota Tokyo siap umumkan status darurat
Minggu, 03 Januari 2021 - 10:57 WIB
Pemerintah Kota Tokyo di Jepang, akan meminta pemerintah pusat pada Sabtu (2/1) waktu setempat atau ...
Chile laporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris
Rabu, 30 Desember 2020 - 10:24 WIB
Chile pada Selasa (29/12) melaporkan kasus pertama jenis baru COVID-19 Inggris, yang mendorong otori...
Pastikan tidak ada jenis baru COVID, Kuwait buka perbatasan
Selasa, 29 Desember 2020 - 10:25 WIB
Kuwait tidak akan memperpanjang keputusannya untuk menghentikan penerbangan setelah 1 Januari 2021 d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV