Sentimen negatif eksternal bayangi pelemahan rupiah
Elshinta
Senin, 16 September 2019 - 12:16 WIB |
Sentimen negatif eksternal bayangi pelemahan rupiah
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2lV90eE

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin (16/9) siang melemah 73 poin atau 0,53 persen menjadi Rp14.040 per dolar AS akibat dibayangi sentimen negatif dari eksternal.

"Pelemahan rupiah karena ada faktor geopolitik, terkait dengan serangan terhadap Aramco," kata analis Bank Mandiri, Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Senin (16/9).

Sebelumnya, kelompok gerilyawan Yaman yang bersekutu dengan Iran, Al-Houthi, pada Sabtu (14/9) menyerang dua instalasi minyak Arab Saudi, Aramco, termasuk instalasi terbesar pemrosesan minyak di dunia, sehingga menyulut kebakaran. Peristiwa tersebut terjadi setelah serangan lintas-perbatasan terhadap instalasi minyak Arab Saudi dan tanker minyak di perairan Teluk.

"Selain itu, rupiah juga dipengaruhi oleh arah kebijakan moneter, baik di negara maju maupun di negara-negara berkembang," ujar Rully, dikutip Antara.

Sementara itu, dari dalam negeri, neraca perdagangan Agustus yang diprediksi surplus dapat menjadi sentimen positif bagi nilai tukar. "Kami prediksi surplus tapi relatif kecil, sekitar 80-90 juta dolar. Pasar ekspektasinya di atas 100 juta dolar," ungkap Rully.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.020 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.950 per dolar AS. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
OJK dan IFC sepakat lanjutkan pengembangan program keuangan berkelanjutan
Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:28 WIB
Elshinta.com - OJK dan International Finance Corporation (IFC) berkomitmen untuk melanjutkan ke...
BI: Inklusi keuangan tingkatkan daya tahan terjadinya krisis
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:39 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko me...
Ini kata APINDO tentang kenaikan UMP 2020
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan Upah Minimum Pro...
Triawan Munaf: Kinerja Bekraf dinilai excellent
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:15 WIB
Elshinta.com - Dengan adanya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (...
Pengamat: Jokowi harus cermat memilih Menteri Ekonomi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:40 WIB
Elshinta.com - Pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI di periode keduanya dilakukan Min...
Teken order Rp3 M, produk mitra binaan Pertamina makin moncer
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Ragam sumber pangan dan kekayaan rempah Indonesia telah dikenal di masyarak...
Harga minyak turun di tengah kekhawatiran permintaan global
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:49 WIB
Elshinta.com - Harga minyak lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), ka...
Wall Street ditutup turun di tengah berita perusahaan yang beragam
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan...
Menkominfo sebut aturan IMEI berpotensi tambah kas negara Rp2 triliun
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut aturan registrasi nomor Intern...
Rupiah akhir pekan diperkirakan akan menguat
Jumat, 18 Oktober 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV