Hati-Hati, lima kebiasaan ini berefek buruk bagi otak
Elshinta
Senin, 16 September 2019 - 18:24 WIB |
Hati-Hati, lima kebiasaan ini berefek buruk bagi otak
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2kiFheX

Elshinta.com - Pada saat menerapkan gaya hidup sehat, biasanya orang hanya memperhatikan ukuran pinggang, kondisi kulit, ginjal dan jantung mereka. Padahal ada organ lain yang sangat penting untuk diperhatikan juga, yakni otak.

Otak adalah salah satu organ yang kompleks dan memainkan peran kunci di hampir semua fungsi tubuh. Otak itu sensitif dan kondisinya juga dipengaruhi oleh gaya hidup.

Apa yang Anda makan, minum, dan bagaimana Anda bersosialisasi dapat membahayakan atau meningkatkan kesehatan otak Anda.

Berikut ini lima kebiasaan yang buruk bagi otak, seperti dilansir Antara dari Medical Daily.

  • Stres

Stres kronis memicu produksi hormon steroid yang disebut kortisol. Memiliki kelebihan kortisol dalam tubuh telah dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon, kanker, pertambahan berat badan, penyakit jantung dan diabetes.

Stres juga dapat berpengaruh terhadap kelenjar adrenal. Anda mungkin mengalami kabut otak, kehilangan ingatan dan kecemasan.

  • Menutup kepala saat tidur

Tidur dengan kepala di bawah selimut berpotensi membahayakan otak karena asupan oksigen berkurang. Saat menutup kepala dengan selimut, Anda bernapas di udara yang baru saja dihembuskan.

Kurangnya oksigen yang mengalir ke otak dapat meningkatkan risiko demensia dan penyakit Alzheimer, menurut Capital FM.

  • Latihan mental dan fisik yang buruk

Menjaga pikiran dan tubuh dapat membantu meningkatkan kesehatan otak. Kurang olahraga akan memengaruhi daya ingat dan mungkin membuat Anda lebih mungkin menderita demensia.

Beberapa kegiatan yang dikenal efektif untuk merangsang otak termasuk membaca dan bersosialisasi.

  • Kualitas tidur buruk

Tidak cukup tidur setiap malam untuk waktu yang lama dapat membahayakan otak, dan meningkatkan risiko gangguan neurologis. Selama tidur, tubuh bekerja untuk mengeluarkan racun dan produk sampingan lainnya dari otak.

Kurang tidur kronis dapat menunda proses tersebut dan memungkinkan pembentukan zat berbahaya.

  • Kurang minum

Kekurangan air dalam tubuh tidak hanya berdampak pada kinerja fisik tetapi juga otak Anda. Dehidrasi dapat menyebabkan migrain, perubahan suasana hati, lekas marah, cemas, dan kelelahan.

Otak mengandung air, dan saat tubuh mengalami dehidrasi volume organ akan berkurang dan memengaruhi fungsinya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka stunting di Indonesia turun jadi 27,67 persen
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan angka kasus stunting atau kekerdilan pada ...
Pasien serangan jantung di RS Zainoel Abidin 72 persen akibat perokok
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com  Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Aceh, dr...
Terlalu banyak minum air putih dapat memicu hiponatremia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Meskipun mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk kesehatan, namun ap...
Konsumsi makanan sehat ini bisa atasi depresi
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com - Buah-buahan dan sayuran yang dikenal bermanfaat melawan sejumlah masalah ke...
Terpapar sinar ultra violet, 250 ribu orang di Indonesia alami kebutaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Saat ini ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan di Indonesia setiap tah...
Awas! Pekerja kantoran dan supir rentan terkena penyakit inkontinensia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Pada usia senior ada sejumlah masalah kesehatan yang mungkin akan datang, s...
Pesan cinta terkait keamanan dan kesejahteraan dalam ajang The Color Run Love Tour 2019
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Tahun 2019 menjadi tahun ketiga PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insuran...
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV