Kiri Kanan
MUI apresiasi Mendag revisi Permen halal daging impor
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 09:26 WIB |
MUI apresiasi Mendag revisi Permen halal daging impor
Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia, Lukmanul Hakim. Sumber foto: https://bit.ly/2kDn500

Elshinta.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan terkait syarat halal.

Revisi tersebut dilakukan guna mengakomodasi masuknya satu pasal tambahan terkait pemenuhan kewajiban persyaratan halal bagi produk hewan impor yang dimasukkan ke dalam negeri.

"Tentu akan lebih bagus Permendag direvisi dengan melihat sosial dan budaya orang Indonesia, menginginkan konsumsi daging yang halal. Budaya di Indonesia, produk terutama makanan yang tidak disertai dengan logo halal, dirasa tidak jelas kehalalannya. Sebagai konsumen muslim tentu tidak mau membeli," ujar Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia, Lukmanul Hakim, Senin (16/9) dalam informasi tertulis yang diterima Antara.

Ia mengatakan, Permendag yang tidak mensyaratkan halal memang bisa menimbulkan multi tafsir atau penafsiran ganda. Meskipun sebelum diberi izin impor, sudah ada syarat halal di rekomendasi impor Kementerian Pertanian.

Lukmanul pun menyarankan Kemendag memasukkan secara eksplisit syarat halal dalam impor hewan dan produk turunannya dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 29 Tahun 2019 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Hewan dan Produk Hewan itu.

"Pandangan kami di MUI, peraturan itu tidak berdiri sendiri, memang benar izin prinsip dari Kementan terkait impor produk hewan dan turunannya harus aman, sehat, utuh dan halal, atau konsep ASUH. Sehingga Permendag harus juga sejalan dengan itu, lebih banyak manfaatnya lah daripada mudharat kalau ditegaskan unsur halal di situ," ujarnya. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPRD Sumbar rapat dengan Pertamina bahas penyaluran solar
Senin, 18 November 2019 - 20:38 WIB
Elshinta.com - PT Pertamina memenuhi undangan DPRD Sumatera Barat guna melaporkan penyalur...
Banten berpotensi hujan disertai angin sore ini
Senin, 18 November 2019 - 18:15 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di ...
Anggota DPR nilai BKPH belum optimal kelola keuangan haji
Senin, 18 November 2019 - 17:19 WIB
Elshinta.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq menilai Badan Pengelola Keuangan...
Menpan-RB: Kita tidak pangkas birokrasi tapi merampingkannya
Senin, 18 November 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri ...
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)