Pemprov Kepri siapkan masker untuk para pelajar
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 14:43 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Pemprov Kepri siapkan masker untuk para pelajar
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2kNEe76

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan masker untuk para pelajar untuk mencegah penyakit yang ditimbulkan akibat asap dari kebakaran hutan yang mencemari udara sejumlah wilayah di Kepri.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin (16/9), mengatakan, masker dibutuhkan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan akut terutama saat asap tebal.

Namun saat ini ia mengimbau tidak terlalu khawatir, meski tetap harus waspada jika sewaktu-waktu terjadi asap tebal. "Asap tebal itu tidak dapat diprediksi," ucapnya.

Ia mengatakan Dinkes Kepri sudah mengusulkan kepada Plt Gubernur Kepri Isdianto untuk mengambil keputusan agar pemerintah menyediakan masker untuk masyarakat, terutama kepada pelajar yang lebih sering berada di ruang terbuka. "Kami sudah usulkan untuk mengambil langkah-langkah jangka pendek," ujarnya.

Berdasarkan hasil pengukuran indeks standar pencemar udara dua hari lalu, kondisi udara pada tiga titik yakni di depan Kantor BTKLPP Kelas I Batam kondisi udara masuk dalam kategori tidak sehat, sedangkan di daratan Engku Putri Batam Center dan di perumahan Odessa Batam, kondisi udara kategori sedang.

Sebagian titik di Perumahan Villa Diamond Tiban Batam dan pemukiman perumahan liar di Baloi Kolam Batam masuk kategori sedang, dilansir dari InfoPublik, Selasa (17/9).

Sementara hasil pengukuran indeks standar pencemar udara pada beberapa titik di Tanjungpinang sejak beberapa hari lalu, hampir semua lokasi dalam kategori sedang, seperti di puncak Bukit Cermin dan Bintan Center, sedangkan satu titik di Kampung Bulang dalam kategori tidak sehat.

Dari laporan tersebut, Menurut dia, kondisi kualitas udara di Kepri, khususnya Batam dan Tanjungpinang sekarang tidak terlalu mengkhawatirkan, meski beberapa titik terdeteksi tidak sehat.

Secara umum, kondisi udara di Kepri relatif masih baik karena asap dari kebakaran hutan dan lahan bukan berasal dari wilayah itu, melainkan dari Kalimantan, Jambi dan Riau. "Itu asap kiriman yang dibawa angin ke Kepri. Sampai sekarang secara umum kondisi udara masih relatif baik," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka stunting di Indonesia turun jadi 27,67 persen
Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengumumkan angka kasus stunting atau kekerdilan pada ...
Pasien serangan jantung di RS Zainoel Abidin 72 persen akibat perokok
Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:25 WIB
Elshinta.com  Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Aceh, dr...
Terlalu banyak minum air putih dapat memicu hiponatremia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Meskipun mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk kesehatan, namun ap...
Konsumsi makanan sehat ini bisa atasi depresi
Rabu, 16 Oktober 2019 - 16:19 WIB
Elshinta.com - Buah-buahan dan sayuran yang dikenal bermanfaat melawan sejumlah masalah ke...
Terpapar sinar ultra violet, 250 ribu orang di Indonesia alami kebutaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Saat ini ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan di Indonesia setiap tah...
Awas! Pekerja kantoran dan supir rentan terkena penyakit inkontinensia
Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:41 WIB
Elshinta.com - Pada usia senior ada sejumlah masalah kesehatan yang mungkin akan datang, s...
Pesan cinta terkait keamanan dan kesejahteraan dalam ajang The Color Run Love Tour 2019
Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Tahun 2019 menjadi tahun ketiga PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insuran...
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV