APVI klarifikasi pemberitaan korban vape di Amerika
Elshinta
Selasa, 17 September 2019 - 15:00 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
APVI klarifikasi pemberitaan korban vape di Amerika
Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) sebagai asosiasi terbesar di Indonesia yang menaungi sekitar hampir 1.000 lebih anggota pengusaha vape, memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan yang simpang siur mengenai vape akhir-akhir ini. 

APVI merasa perlu memberikan klarifikasi kepada semua pihak, termasuk kepada pemerintah mengenai vape.

"Kami selama ini telah menjalin hubungan yang baik duduk bersama pemerintah dalam membuat kebijakan khusus bagi industri vape. Kami merasa berkewajiban untuk membuat klarifikasi terhadap beberapa pemberitaan yang menyatakan bahwa kegiatan vaping ini telah menelan korban meninggal dan beberapa pemberitaan negatif mengenai vape, sehingga publik berhak mendapatkan pemberitaan yang adil,” demikian dikatakan Ketua APVI, Aryo Andrianto dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (17/9).

Aryo mengatakan, pihaknya telah mengetahui berita tersebut sejak beberapa minggu lalu dan pemberitaan tersebut adalah pemberitaan yang terjadi di Amerika.

“Pemberitaan itu kami konfirmasikan kepada Asosiasi Vape di seluruh dunia. Dan kami sekali lagi mendapatkan penjelasan bahwa kasus itu terjadi di Amerika dan benar adanya tetapi bukan karena liquid vape yang normal/legal/yang biasa digunakan oleh umumnya pengguna vape atau vapers,” jelas Aryo.

Masih terkait pemberitaan itu, Aryo mengungkapkan, berita beberapa orang meninggal dunia di Amerika itu dikarenakan korban mengkonsumsi THC Oil yang berkadar tinggi, yang dijual secara ilegal atau black market di Amerika. 

“THC oil adalah unsur utama psikoaktif yang terdapat di dalam tanaman ganja. Zat ini yang disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dan ada juga ditemukan kandungannya terdiri dari muatan minyak Vitamin E dosis tinggi dengan menggunakan media yang sama dengan alat alat vape yang biasa digunakan. Artinya ini kasuistis,” terang Aryo.

Dalam kesempatan ini, APVI juga megemukakan beberapa kejadian. "Berita terakhir yang kami dapatkan, sudah tertangkap Wisconsin Brother, kakak beradik yang mengedarkan THC Oil di Amerika. Untuk Vape yang legal di Indonesia, belum ada ditemukan kasus yang meninggal karena kegiatan vaping legal pada umumnya. Padahal industri Vape Indonesia sudah ada sejak 
tahun 2012," katanya.

Menurut Aryo, jika disinyalir ada, itu adalah oknum bandar narkoba yang mencari kesempatan menggunakan media vape sebagai cara menjual produk narkoba yang jelas dilarang di Indonesia.

Ia mengatakan, efek kecanduan nikotin dalam kandungan cairan vape tidak lebih sama dengan efek kecanduan teh atau kopi yang selama ini dikonsumsi orang banyak.

Lebih lanjut, dikatakan Aryo, sumber riset yang dipakai hanya menggunakan data di Amerika dan tidak ditambah dengan data bahwa di beberapa negara maju seperti New Zealand contohnya, bahwa New Zealand di tahun 2025 mencanangkan sebagai negara bebas merokok. 

Pemerintah New Zealand menggunakan rokok elektrik sebagai jembatan perokok untuk berhenti merokok dan program berjalan ini telah mencatat angka 4,5 persen pertumbuhan yang positif. Begitu juga di beberapa rumah sakit di Inggris memberlakukan hal sama bagi pecandu rokok berat.

“Kami sampaikan sekali lagi bahwa sebagai asosiasi kami selalu mengkonsultasikan kegiatan industri vape kepada pemerintah sehingga menimbulkan ketenangan pada masyarakat. Dan kami sangat mengimbau kepada semua pihak agar waspada dengan bahaya narkoba lewat media vape, bukan vape itu sendiri," katanya. 

Mereka selaku asosiasi telah bersedia membantu semua pihak dan bekerja sama dengan pihak terutama pemerintah dalam memberantas penggunaan narkoba baik lewat media vape maupun media apapun. "Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara 
yang baik,” ujar Aryo. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Benarkah diet ketat bisa membunuh lebih cepat dari obesitas
Minggu, 19 Januari 2020 - 18:12 WIB
Obesitas memang dapat membunuh seseorang seiring meningkatnya dengan risiko terkena penyakit mematik...
Perhatikan tanda anak Anda alami stres
Minggu, 19 Januari 2020 - 15:49 WIB
Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami stres. Hanya saja, seringkali stres ini tak di...
 Agar mandi jadi menyenangkan untuk anak
Minggu, 12 Januari 2020 - 11:59 WIB
Terkadang, mandi menjadi kegiatan tak disukai sebagian anak, entah karena cuaca agak dingin, malas a...
Malas ganti celana dalam, ini akibatnya
Rabu, 08 Januari 2020 - 16:47 WIB
Waktu luang yang dihabiskan di rumah bisa membuat rasa malas melanda, termasuk malas mandi dan mengg...
PP Pagar Nusa beri penghargaan pemenang lomba foto jurnalistik
Rabu, 08 Januari 2020 - 12:35 WIB
Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa mengumumkan nama-nama pemenang lomba dan pame...
Jadi tren di Malaysia, minuman boba ini hadir di Indonesia
Minggu, 05 Januari 2020 - 16:01 WIB
Prospek bisnis minuman di Tanah Air terus meroket dan tengah menjadi primadona. Hal ini terlihat den...
I-PLAN Food Design Challenge 2019 untuk bantu tanggulangi stunting dan anemia
Senin, 16 Desember 2019 - 11:57 WIB
I-PLAN Food Design Challenge, kompetisi tingkat nasional dalam bidang inovasi bisnis untuk meningkat...
Ekspedisi Merah Putih akan jajal kejamnya Gunung Hkakabo Razi di Myanmar
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:07 WIB
Ekspedisi besar dengan tantangan tingkat tinggi itu berupa pendakian ke Gunung Hkakabo Razi (baca: K...
Polimedia Fashion Festival 2019, mengajak lestarikan lingkungan melalui fashion kreatif
Sabtu, 23 November 2019 - 17:31 WIB
Mahasiswa mengajak melestarikan lingkungan melalui fashion kreatif
Ganjar targetkan Borobudur Marathon jadi event terbaik di Indonesia
Minggu, 17 November 2019 - 19:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan agar acara Borobudur Marathon menjadi event terbaik ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV