Kiri Kanan
KPK tetapkan Menpora tersangka kasus suap KONI
Elshinta
Rabu, 18 September 2019 - 17:53 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Dewi Rusiana
KPK tetapkan Menpora tersangka kasus suap KONI
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Sumber foto: https://bit.ly/2m29gbt

Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua orang tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum)," ungkap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (18/9).

Diketahui, Miftahul Ulum yang merupakan asisten pribadi Menpora, sudah terlebih dulu ditahan oleh komisi antirasuah tersebut pada awal September.

Dalam kasus itu, Alexander menyebut Menpora melalui Miftahul diduga menerima sejumlah uang suap sebagai commitment fee atas pengurusan hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora pada 2018. 

"Dalam rentang 2014-2018, IMR selaku Menpora melalui MIU selaku asisten pribadi Menpora diduga telah menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar," ujar Alexander.

Dia mengatakan Imam juga diduga meminta Rp11,8 miliar dalam rentang 2016-2018. "Sehingga total dugaan penerimaan Rp26,5 miliar," ujar Alexander.

Penerimaan juga diduga terkait dengan Ketua Dewan Pengah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam. "Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora," ucapnya, demikian dihimpun dari berbagai sumber.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sat Lantas Polres Cirebon tilang kendaraan gunakan knalpot bising
Senin, 11 November 2019 - 18:52 WIB
Elshinta.com - Sat Lantas Polres Cirebon melaksanakan penindakan pelanggaran dengan `hunti...
Kasus KTP-el, Markus Nari divonis enam tahun penjara
Senin, 11 November 2019 - 17:26 WIB
Elshinta.com - Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar 2009-2014, Markus Nari, div...
Kapolda geram ledakan kendaraan di areal SPBU terjadi lagi
Senin, 11 November 2019 - 14:28 WIB
Elshinta.com - Ledakan kendaraan kembali terjadi di areal SPBU. Sebuah mobil merk Hyundai ...
KPK panggil putra Yasonna Laoly
Senin, 11 November 2019 - 11:26 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil putra Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laol...
Edhy Prabowo minta komitmen pengusaha perikanan tak main curang
Minggu, 10 November 2019 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta komitmen pengusaha peri...
Wamenag siap ikuti proses hukum peretasan Twitter pribadinya
Sabtu, 09 November 2019 - 12:39 WIB
Elshinta.com - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa`adi siap mengikuti proses hukum terkai...
Kasus desa fiktif tengah diusut, akan dilakukan gelar perkara
Jumat, 08 November 2019 - 12:17 WIB
Elshinta.com - Polda Sulawesi Tenggara bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat ...
Soal desa fiktif, ini kata KPK
Jumat, 08 November 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan, temuan d...
Kasus mark up PDAM Deli Serdang jadi `tradisi` Kacab dan Kabag PDAM Deli Serdang
Jumat, 08 November 2019 - 08:08 WIB
Elshinta.com - Kasus dugaan markup pembayaran pengeluaran di PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang,...
KPK panggil Roby Jamal terkait kasus suap <i>baggage handling system</i>
Kamis, 07 November 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (7/11) hari ini memanggil Vice Pres...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)