Anda mau ambil brand franchise luar negeri? Ini persiapan yang harus dilakukan
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 11:26 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Anda mau ambil brand franchise luar negeri? Ini persiapan yang harus dilakukan
Ilustrasi. Sumber: https://bit.ly/2ktk4iG

Elshinta.com - Bila mengambil bisnis yang dipasarkan secara franchising dari luar negeri, hal-hal yang dibutuhkan dan atau perlu Anda persiapkan ada beberapa hal.

Dikutip dari eMajels, pertama adalah Anda dapat memperlihatkan passion (minat yang dalam) pada bisnis yang Anda lirik.

Kedua, Anda dapat membuktikan diri Anda adalah seorang pengusaha atau memiliki kemampuan dalam mengelola usaha. Untuk hal kedua ini, kadang-kadang Franchisor menilai dari kemampuan team kerja yang Anda perlihatkan untuk mengelola bisnis mereka kelak.

Ketiga, memberikan presentasi bisnis, mengenai bisnis mereka di Indonesia, bila dipasarkan oleh Anda. Keempat, memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia. Kelima, dapat membuat mereka (Franchisor) merasa cocok dengan Anda.

Bila mengambil bisnis yang dipasarkan secara franchising dari luar negeri, ada sedikit perbedaan dengan mengambil bisnis dari Franchisor lokal. Yang berbeda bukanlah pada aturan mainnya, tetapi lebih kepada siapa yang mengerjakannya (tata caranya).

Ir. Royandi Junus, MBA dari International Franchise Business Management (IFBM) menjelaskan terkait kelima poin tersebut.

Yang dimaksudkan pada hal pertama diatas adalah bahwa Anda dapat menunjukan mengapa Anda tertarik pada bisnis Franchisor. Alasan Anda akan menjadi salah satu sebab apakah Anda akan dipilih atau tidak. Perlu dipahami, bahwa dalam franchising, dapat memiliki dan menjalankan bisnis milik Franchisor adalah karena dipilih berdasarkan kepercayaan, bukan karena sekedar mampu “membeli” bisnis tersebut.

Mengenai hal kedua, umumnya Franchisor lebih menyukai bila Anda telah memiliki pengalaman dalam berbisnis, terutama dalam bisnis franchising. Karena hal ini akan memudahkan Franchisor dalam berdiskusi, tanpa perlu menjelaskan lagi pemahaman akan sistem pemasaran secara franchising. Itu juga sebabnya, tidak semua Franchisor mau mempercayakan bisnisnya untuk dijalankan di luar negeri (negara mereka) dengan sistem Master Franchise.

Yang dimaksud dengan Master Franchise ini adalah bahwa Franchisee, selain dapat mengembangkan bisnis dalam bentuk membangun cabang sendiri, tetapi juga “menjual” bisnis tersebut secara sub-franchising (mencari Franchisee lokal sendiri).

Untuk hal ketiga, adalah materi presentasi mengenai bisnis yang dipilih oleh Franchisee atau dipercayakan oleh Franchisor. Presentasi bisnis ini harus memperlihatkan bahwa bisnis tersebut akan berkembang secara baik dan menguntungkan bila anda yang menjalankannya.

Dalam hal ini, umumnya Franchisor menargetkan anda untuk memiliki beberapa buah unit bisnis dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, akan membangun 10 unit bisnis dalam kurun waktu 2 tahun. Target ini mengikat dan akan dimasukan dalam perjanjian antara Franchisor dengan calon Franchisee-nya.

Hal keempat adalah akibat dari feasibility atau ketentuan pengembangan bisnis yang mereka/Franchisor tentukan, akan menghasilkan kebutuhan investasi dan modal kerja. Jumlah ini harus dapat diyakinkan kepada Franchisor bahwa anda memilikinya. Sumber-sumber dana Anda perlu diperlihatkan kepada mereka.

Hal kelima adalah mengenai relationship atau perihal kecocokan dalam kerjasama antara Anda dengan Franchisor. Fanchisor perlu diyakinkan bahwa Anda adalah pribadi yang mapan, memiliki passion pada bisnis mereka, memiliki inisiatif (tidak sekedar reaktif), dan bersungguh-sungguh ingin memiliki bisnis mereka dengan memakai brand bisnis mereka.

Perbedaan dengan mengambil bisnis dari Franchisor lokal adalah pada butir 3 diatas. Franchisor lokal umumnya sudah dapat menduga apakah lokasi bisnis yang Anda miliki cocok untuk bisnis mereka atau tidak. Sedangkan Franchisor dari luar negeri umumnya sama sekali tidak memiliki bayangan akan potensi dari lokasi dimana kita akan memasarkan bisnis tersebut. Itu sebabnya mereka meminta kita untuk memberikan presentasi kepada mereka.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB
Pengertian tanpa modal itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian m...
Menjalankan bisnis teman, tapi masih ragu? Jangan, ini tips mengatasinya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:25 WIB
Berbisnis itu adalah soal kepercayaan baik pada diri Anda maupun pada bisnis tersebut. Jadi Anda mem...
Mau sukses jalankan bisnis franchise? Baca dulu tips ini…
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:46 WIB
Bisnis franchise menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Untuk bisa sukses di bisnis ini, baga...
Dibanding bisnis sendiri, berapa persen tingkat keberhasilan bisnis franchising?
Rabu, 12 Februari 2020 - 11:30 WIB
Apakah sebuah bisnis yang dipasarkan secara sistem franchise bisa meraih kesuksesan seperti membuka ...
4 tips menjadi franchisor sukses, apa saja?
Selasa, 11 Februari 2020 - 15:33 WIB
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila usaha Anda hendak di-franchise-kan sehingga tidak m...
Apa sih pertanda bisnis Anda maju? Ini jawabannya...
Jumat, 31 Januari 2020 - 09:55 WIB
Bisnis yang maju dan besar sebenarnya berasal dari kecepatan mengelola pasar yang memungkinkan baik ...
2020, bagaimana prospek bisnis pakaian?
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:48 WIB
Bisnis pakaian memang tak pernah lesu. Para pelaku di industry ini selalu bertumbuh, terlebih di mus...
Jangan waralabakan bisnis, bila Anda belum penuhi syarat ini
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:26 WIB
Syarat bila ingin mewaralabakan usaha adalah bisnis Anda telah “sukses.” Artinya Anda telah paha...
Brand franchise yang Anda pilih baik atau buruk? Selidiki tiga hal ini…
Jumat, 10 Januari 2020 - 11:14 WIB
Konsultan franchise Royandi Junus menjelaskan soal ini. Pertama, pastikan bahwa Anda memang memiliki...
Menjual franchise ke pihak ketiga, bisakah? Ini penjelasannya
Senin, 06 Januari 2020 - 11:06 WIB
Umumnya, bila seorang franchisee ingin menjual bisnis yang sudah dimiliki kepada pihak ketiga, tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV