Kiri Kanan
Indonesia tanggapi politisasi isu Papua di Dewan HAM, begini jawabannya
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 10:56 WIB |
Indonesia tanggapi politisasi isu Papua di Dewan HAM, begini jawabannya
Wakil Tetap RI untuk PBB dan organisasi internasional di Jenewa, Duta Besar Hasan Kleib. Foto: PTRI Jenewa - https://bit.ly/2mnZQrc

Elshinta.com - Delegasi Indonesia menggunakan hak jawabnya (Right of Reply) untuk menanggapi pernyataan Vanuatu yang mempolitisasi isu Papua dan Papua Barat, dalam perdebatan umum agenda 4 Sidang Dewan HAM PBB ke-42 pada 17 September 2019.

Hak tersebut diambil menanggapi pernyataan Vanuatu yang mengatasnamakan Vanuatu dan Kepulauan Solomon. 

Dalam keterangan tertulis dari PTRI Jenewa, seperti yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (19/9), Delegasi Indonesia mengawali tanggapan atas politisasi isu HAM oleh Vanuatu tersebut dengan menyampaikan sambutan baik penegasan para Pemimpin Kepulauan Pasifik terhadap pengakuan atas kedaulatan Indonesia atas Papua sebagaimana tercantum dalam Komunike Konferensi Tingkat Tinggi Pacific Island Forum (PIF) pada Agustus 2019.

Ditegaskan pula, bahwa rasisme dan diskriminasi tidak memiliki ruang di negara demokratis Indonesia yang majemuk. Sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, Indonesia akan terus menjamin kebebasan berekspresi dan mengungkapkan pendapat di muka umum secara damai.

Dinyatakan, Pemerintah Indonesia telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam menangani kasus dugaan rasisme dan diskriminasi terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya, termasuk melalui penegakan hukum dan pendekatan rekonsiliatif.

Pemerintah Indonesia juga menyesalkan tindakan rasisme tersebut dan akan terus mengatasi dengan berbagai upaya, yang antara lain adalah melalui pendidikan dan diseminasi publik yang efektif.

Pemerintah Indonesia juga telah dan akan terus mengambil langkah-langkah agar hak dan kebebasan Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk di Papua terlindungi.

Pemerintah Indonesia telah memfasilitasi agar kebebasan berekpresi secara damai dapat terus dilakukan. Hal ini tercermin dari adanya keputusan mencabut pembatasan internet sementara terhitung 4 September 2019.

Penerapan pembatasan internet dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan merupakan tindakan yang menyeimbangkan atas kebebasan berekspresi dan kepentingan umum.

Terkait rencana kunjungan Komisioner Tinggi (KT) HAM, PTRI Jenewa menyampaikan kembali bahwa pada saat kunjungan KT HAM sebelumnya Zeid Ra'ad Al Hussein ke Indonesia pada Februari 2018, Pemerintah Indonesia telah secara terbuka mengundang KT HAM Zeid untuk mengunjungi Papua untuk melihat secara langsung pembangunan di berbagai bidang yang telah dilakukan di Papua dan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi.

Sehubungan dengan ketatnya jadwal KT HAM Zeid, pihaknya mendelegasikan rencana kunjungan tersebut ke Kantor Regional KT HAM di Bangkok.

Pada saat itu, dipahami bersama juga antara KT HAM Michelle Bachelet dengan Pemerintah Indonesia bahwa kunjungan akan tetap dilakukan oleh perwakilan KT HAM di Bangkok.

Pemerintah Indonesia dan perwakilan KT HAM di Bangkok tengah mengkoordinasikan lebih lanjut pelaksanaan kunjungan sesuai dengan waktu dan pengaturan yang disepakati bersama. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Puluhan prajurit Mali tewas akibat serangan terhadap patroli militer
Selasa, 19 November 2019 - 13:44 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 24 prajurit Mali tewas dan 29 lainnya terluka dalam serangan terha...
Sempat ditolak tiga RS, Tim Yanlin KJRI Jeddah bantu pemakaman janin berusia tujuh bulan
Selasa, 19 November 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah membantu proses pemakam...
Tewaskan 34 orang, Indonesia kecam serangan Israel di Jalur Gaza
Minggu, 17 November 2019 - 16:54 WIB
Elshinta.com - Indonesia sedari awal telah mengecam serangan Israel di Jalur Gaza, yang me...
PBB khawatir krisis di Bolivia jadi tak terkendali
Minggu, 17 November 2019 - 16:27 WIB
Elshinta.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (16/11), memperingatkan bahwa k...
Empat orang tewas dalam serangan bom mobil di Bundaran Tahrir, Irak
Sabtu, 16 November 2019 - 17:27 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat orang tewas dan 20 orang lagi cedera setelah satu bom mobil pada ...
Puluhan ribu tahanan ISIS di Suriah berpotensi jadi bom waktu
Rabu, 13 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Sekitar 10.000 tahanan ISIS beserta keluarganya di sejumlah kamp terdekat d...
Situasi Gaza memanas, pembangunan RS Indonesia tetap berjalan
Rabu, 13 November 2019 - 06:49 WIB
Elshinta.com - Pembangunan rumah sakit Indonesia, yang telah memasuki tahap kedua, tetap b...
Ribuan babi mati di Sumut terindikasi virus ASF
Jumat, 08 November 2019 - 13:16 WIB
Elshinta.com - Ribuan ternak babi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang mendadak mati di...
Gempa Magnitudo 5,8 guncang Iran
Jumat, 08 November 2019 - 07:16 WIB
Elshinta.com - Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang barat laut Iran pada Jumat (8/11) pagi, m...
Sekjen PBB apresiasi peran Indonesia di Dewan Keamanan
Senin, 04 November 2019 - 09:31 WIB
Elshinta.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengapresiasi peranan Indonesia, khususnya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)