Kemensos nilai batas usia menikah 19 tahun untuk perlindungan anak
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 14:56 WIB |
Kemensos nilai batas usia menikah 19 tahun untuk perlindungan anak
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto. Sumber foto: https://bit.ly/2PHY7dd

Elshinta.com - Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto menilai revisi terbatas UU Perkawinan terkait batasan usia menikah bagi laki-laki dan perempuan yaitu 19 tahun, berefek besar pada perlindungan anak.

"Sangat positif karena efeknya sangat besar sekali. Sangat bagus untuk perlindungan anak," kata Edi saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis (19/9).

Edi mengatakan, membiarkan anak menikah di usia muda sama juga dengan merampas masa depan mereka, karena rata-rata anak yang berusia di bawah 19 tahun belum siap secara psikososial terutama untuk menghadapi perkawinan atau masalah-masalah yang nanti akan timbul dalam keluarga.

Dengan pembatasan usia minimal 19 tahun, menurut Edi, nantinya bisa berdampak ke hal lain misalnya terkait dengan pekerja anak dan layanan sosial anak lainnya.

Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI mengesahkan revisi terbatas UU nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan menjadi UU, salah satu pasal yang direvisi adalah batasan usia menikah bagi laki-laki dan perempuan yaitu 19 tahun. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ini kisah pilu warga Kudus yang lolos dari kerusuhan Wamena
Jumat, 18 Oktober 2019 - 20:27 WIB
Elshinta.com - Selama empat tahun pasangan suami istri Zaenal Fitri dan Karni merantau di ...
Satgas TMMD ajak warga jaga keutuhan NKRI
Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke- 106 Kodim 0619/Purwakarta mengajak warga Desa Cisaat, ...
Pemkot Semarang tutup kompleks lokalisasi Sunan Kuning
Jumat, 18 Oktober 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi menutup kompleks resosialisasi Argorejo atau ...
Sambut pelantikan Presiden, pedagang Pasar Ir Soekarno gelar doa bersama
Jumat, 18 Oktober 2019 - 15:49 WIB
Elshinta.com - Pedagang Pasar Ir Soekarno di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menggelar doa bersama ...
Kain ulos 500 meter meriahkan Hari Ulos 2019
Jumat, 18 Oktober 2019 - 06:06 WIB
Elshinta.com - Peringatan Hari Ulos Nasional 2019 yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Sumat...
Enni Pasaribu: Lestarikan ulos lewat nilai seni dan budaya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan b...
Kecanduan game HP, dua remaja di Bekasi alami gangguan jiwa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Akibat kecanduan game di telepon seluler, dua remaja di Kabupaten Bekasi me...
Sambut Hari Santri, PBNU instruksikan ziarah kubur 
Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:08 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj menginstruksikan wa...
Pemprov DKI alokasikan Rp1 triliun untuk subsidi pangan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 08:18 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 tril...
Pemuda Desa Adat Tuban ikuti tradisi Perang Api
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Sejumlah pemuda warga Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV