Kiri Kanan
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 16:01 WIB |
Gunakan mesin insinerator, BNN musnahkan narkoba jadi uap
Mesin insinerator Badan Narkotika Nasional. Sumber foto: https://bit.ly/2mjqktH

Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengubah material barang bukti penyalahgunaan narkoba menjadi uap air menggunakan mesin insinerator buatan Korea.

"Barang bukti ini dimusnahkan dengan insinerator agar lingkungan sekitar tidak terkontaminasi polusi dari hasil pembakaran," kata operator insinerator BNN, Hermawan, saat memusnahkan ratusan kilogram sabu dan ganja di pelataran parkir BNN Cawang, Jakarta Timur, Kamis (19/9).

Dihimpun Antara, mesin buatan Korea itu berkapasitas 10 kilogram barang bukti narkoba untuk diolah menjadi uap dalam dua kali proses produksi.

Pada tahap awal, mesin membakar fisik barang bukti yang masih utuh dalam waktu 10-15 menit. Kemudian asap hasil pembankaran dikonversi menjadi uap melalui sistem wet scrubber atau tirai air yang selanjutnya menangkap partikel ampas narkoba yang dibakar, sehingga bagian cerobong hanya membuang uap air ke udara.

"Seluruhnya kita bakar sampai benar-benar tidak ada yang tersisa," tegas Hermawan. (Fan/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejagung setor uang barang bukti kasus Kokos ke kas negara
Jumat, 15 November 2019 - 16:07 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Agung melakukan eksekusi barang bukti berupa uang tunai sebesar R...
Belajar dari kasus First Travel: Harus ada skema untuk pertimbangkan kerugian korban
Jumat, 15 November 2019 - 14:37 WIB
Elshinta.com - Belajar dari kasus penggelapan uang jemaah umroh, First Travel, seharusnya ada t...
Gubernur Jateng komitmen bereskan oknum penegak hukum nakal
Jumat, 15 November 2019 - 13:35 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkomitmen membereskan oknum-oknum pen...
Menteri BUMN ancam keluarkan staf Krakatau Steel jika terbukti terlibat teror
Jumat, 15 November 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan jika karyawan PT Krakatau Steel (Perse...
Polda Jatim periksa IS terkait prostitusi Putri Pariwisata
Jumat, 15 November 2019 - 08:17 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur memeriksa seorang figur publik berinisial IS, yang diduga ...
Korupsi Ultah Paluta, Kaban dan PPTK dituntut 2 tahun dan 1,6 tahun penjara
Kamis, 14 November 2019 - 21:34 WIB
Elshinta.com - Kaban Kesbang Pol Kabupaten Paluta, Mahlil Rambe (58) dituntut dua tahun pe...
4 bulan DPO, nasib Bos PT LJ Hotel Prima belum diketahui rimbanya
Kamis, 14 November 2019 - 14:36 WIB
Elshinta.com - Empat bulan berlalu keberadaan Bos PT LJ Hotel Prima, Abdul Latif belum dik...
Polisi amankan istri dan mertua terduga pelaku bom bunuh diri di Medan
Kamis, 14 November 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Polisi mengamankan tiga orang pascaledakan bom bunuh diri di Markas Komando...
Bom bunuh diri di Polrestabes Medan, polisi masih buru satu pelaku
Kamis, 14 November 2019 - 07:11 WIB
Elshinta.com - Polisi masih memburu satu orang terkait kasus bom bunuh diri yang terjadi d...
Polda Sumut selidiki kasus pembuangan bangkai babi ke sungai
Rabu, 13 November 2019 - 06:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumatera Utara Kombe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)