Penuhi permintaan pasar, Kudus buka SMK Unggulan Beauty and Spa
Elshinta
Kamis, 19 September 2019 - 19:48 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Penuhi permintaan pasar, Kudus buka SMK Unggulan Beauty and Spa
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri. Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan pendidikan SMK yang kini masih kekurangan dan mendorong perusahaan untuk ikut mengembangkan SMK menjadi unggulan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri mengatakan, jumlah SMK di Jateng ada 1.583 unit dengan jumlah siswa mencapai 773 ribu. sedangkan jumlah SMA sebanyak 865 unit dengan jumlah siswa 435 ribu.

"Jumlah SMK ini sudah mencukupi tetapi yang unggulan masih kurang. Banyak SMK yang kondisinya memprihatinkan sehingga perlu ada suport dari perusahaan seperti Djarum Foundation, Mustika Ratu, ASTRA dan lainnya," kata Jumeri saat peresmian SMK Beauty and Spa SMK PGRI 1 Kudus, Kamis (19/9), dilaporkan Kontributor Elshinta Sutini.

Jumeri menjelaskan, daerah di Jateng yang memantapkan diri sebagai kabupaten vokasi adalah Kabupaten Kudus. Dia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kudus didukung oleh perusahaan mengembangkan SMK-SMK untuk mencetak tenaga kerja yang siap, handal dan dibutuhkan, baik skala nasional maupun internasional.

Diketahui, ada 16 SMK dengan 18 kompetensi keahlian merupakan SMK binaan Djarum Foundation, salah satunya SMK PGRI 1 Kudus yang bergerak dibidang beauty and spa. Di sekolah ini tersedia peralatan kulit, wajah dan rambut yang sangat modern, bahkan sama dengan tempat salon terkemuka di kota-kota besar.

"Banyaknya kebutuhan kecantikan dan terapis spa baik di dalam maupun di luar negeri, mendorong kami untuk membuka jurusan yang tergolong unik ini," kata Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H Serad.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UTA `45 Jakarta salurkan ribuan face shield kepada sejumlah rumah sakit
Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:29 WIB
Universitas 17 Agustus 1945 (UTA `45) Jakarta menyalurkan bantuan ribuan face shield ke sejumlah rum...
Pemkab Garut berencana terapkan kegiatan belajar melalui radio
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat merencanakan penerapan kegiatan belajar mengajar menggunakan ...
Unair keluarkan pelaku dugaan pelecehan seksual Fetish Kain Jarik
Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:47 WIB
Universitas Airlangga (Unair) akhirnya memutuskan secara tegas pelaku dugaan pelecehan seksual Fetis...
Mendikbud: Belajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:12 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar sejatinya dapat ...
Kota Malang akan bagikan 1,5 juta masker
Selasa, 04 Agustus 2020 - 18:46 WIB
Kota Malang akan menjadi pilot project menyebarkan masker yang melibatkan Tim Penggerak PKK mulai da...
Kemendikbud sediakan bantuan UKT mahasiswa lebih Rp1 triliun
Selasa, 04 Agustus 2020 - 11:16 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyediakan bantuan dana uang kuliah tungga...
Mendagri sarankan belajar tatap muka sesuai rekomendasi Gugus Tugas
Selasa, 04 Agustus 2020 - 07:58 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyarankan pembelajaran tatap muka di sekol...
UIN Walisongo gelar wisuda daring dengan teknologi `face tracking`
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:11 WIB
Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah akan menggelar wisuda ke-78 secara da...
 Cegah Covid-19, Universitas 17 Agustus 1945 gelar wisuda online
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:45 WIB
Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas 17 Agustus 1945 (UTA `45) Jakarta, Rudyono Dharsono menjelas...
Mendikbud: KBM tatap muka pembelajaran paling efektif
Kamis, 30 Juli 2020 - 16:58 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan pola...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV