MemoRI 21 September
21 September 2016, banjir bandang di Garut diyakini terparah sepanjang sejarah
Elshinta
Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
21 September 2016, banjir bandang di Garut diyakini terparah sepanjang sejarah
Banjir Bandang di Garut, Jawa Barat. Sumber foto: https://bit.ly/2kU3CrS

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, menyatakan banjir bandang di Garut yang terjadi pada Rabu 21 September 2016 dini hari yang menerjang tujuh kecamatan merupakan banjir bandang terbesar dan terparah dalam catatan mereka.

Tercatat sekitar 2.511 rumah rusak berat dan ringan, serta 100 rumah hilang akibat tersapu banjir bandang Garut. Sebanyak 6.361 orang pun diungsikan ke sejumlah lokasi pengungsian, seperti di Markas Komando Resor Militer dan Komando Distrik Militer setempat, Apotek Wira Prima, dan Rumah Sakit Guntur.

Banjir bandang tersebut merupakan yang terparah dalam 50 tahun terakhir. Hujan deras yang terjadi sejak pukul 19.00 WIB menyebabkan arus Sungai Cimanuk yang berada di sekitar Kota Garut meluap. Ratusan rumah, perkantoran, dan instalasi vital lainnya milik pemerintah yang berada di dekat sungai akhirnya tak luput dari terjangan banjir.

Bupati Garut Rudy Gunawan pada saat itu mengatakan, banjir bandang itu petaka alam terparah sepanjang sejarah kabupaten yang dipimpinnya. Bukan saja dari jumlah korban tewas dan kerusakan materi yang ditimbulkan, skala banjir juga terbilang besar.

Menurut dia, beberapa kali banjir menerjang Garut termasuk pada tahun 2015 yang setinggi lima meter. Namun, bencana banjir kali ini mencapai delapan sampai sepuluh meter.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB catat 185 bencana terjadi awal 2021
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:57 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 185 bencana terjadi sejak 1 hingga 21...
Korban meninggal akibat gempa Sulbar bertambah menjadi 91 jiwa
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:35 WIB
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (21/1) pukul 08.00 WIB te...
Tiga hari dicari, jasad korban longsor akhirnya ditemukan 
Rabu, 20 Januari 2021 - 15:36 WIB
Basarnas Surabaya secara resmi menutup operasi pencarian korban Roland Sumarna, warga Perum.Graha Su...
Kantor BI Perwakilan Kalsel serahkan bantuan banjir melalui BPBD Provinsi Kalsel 
Rabu, 20 Januari 2021 - 13:56 WIB
Penyerahan simbolis bantuan PSBI berupa sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Provinsi Kalim...
Kapolda Kalsel tinjau banjir di Aspol Bina Brata Banjarmasin
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:45 WIB
Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol.Rikwanto, memantau langsung kondisi warga yang terdamp...
Polisi dan TNI beri pendampingan psikologi pada keluarga korban longsor
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:25 WIB
Kepolisian dan TNI memastikan melakukan pendampingan secara psikologi pada para keluarga korban yang...
Persit Kartika Chandra Kirana bantu korban gempa Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:45 WIB
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Makorem Koordinasi Cabang Korem 142 PD XIV/Hasanudin...
 Pangkalan TNI AL Banjarmasin  ikut bantu musibah banjir Kalsel
Senin, 18 Januari 2021 - 15:42 WIB
Tim Kesehatan Pangkalan TNI Angkatan Laut Banjarmasin turut serta membantu Pemda setempat dalam hal ...
Tebing setinggi 7 meter longsor tutup akses Batu - Kediri 
Senin, 18 Januari 2021 - 14:45 WIB
Bencana Longsor kembali terjadi di Batu, Malang, Jawa Timur. Kali ini longsor terjadi di jalur Batu-...
Kemensos dirikan 6 dapur umum di Sulbar 
Minggu, 17 Januari 2021 - 21:10 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos)  membangun enam posko dapur umum (dumlap) bagi korban gempa. Enam d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV