Tunggu Presiden soal kepastian kenaikan iuran BPJS Kesehatan
Elshinta
Jumat, 20 September 2019 - 20:37 WIB |
Tunggu Presiden soal kepastian kenaikan iuran BPJS Kesehatan
Sumber foto: https://bit.ly/2lYQVwc

Elshinta.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih menunggu hasil kebijakan Presiden melalui Peraturan Presiden (PP) terkait dengan penyesuaian iuran untuk peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diusulkan naik.

"Untuk iuran seperti saat ini telah diusulkan sedang menunggu PP terkait penyesuaian itu," kata Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso saat melakukan spotcheck implementasi pembayaran iuran melalui autodebit nonrekening bank, di Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (20/9).

Ia mengakui masyarakat memiliki reaksi yang berbeda-beda terkait dengan iuran yang diusulkan naik tersebut, namun dirinya memastikan hal itu juga sudah dibahas dan dipikirkan oleh lembaga terkait. "Hal ini saya kira banyak dibahas dan dipikirkan oleh lembaga, kementerian terkait. Kemudian, apabila masyarakat merasa tidak mampu ada mekanisme sebagai penerima bantuan iuran," kata dia.

Ia juga menegaskan, dalam membahas terkait dengan BPJS Kesehatan, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa negara hadir di dalam memberikan jaminan dalam memberikan bantuan kepada keluarga tidak mampu, sepanjang yang bersangkutan memenuhi kriteria tidak mampu. "Sepanjang memenuhi kriteria tidak mampu, masyarakat tidak perlu resah bahwa jaminan terus berjalan, tidak ada yang terhenti. Mau mengirim surat monggo, sepanjang keanggotaan aktif tetap dijamin," ujar dia.

Disinggung terkait dengan waktu untuk rencana kenaikan iuran itu, ia  menegaskan BPJS Kesehatan tiak dalam posisi yang menentukan. "BPJS Kesehatan tidak dalam posisi yang menentukan mengenai kapan akan dilakukan. Dalam penyesusunan tetap memberikan masukan, memberikan data, memberikan analisa lain, tapi tidak pada posisi yang menentukan," kata dia.

Pemerintah berencana menaikkan iuran program JKN BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk menutup defisit JKN.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Jakarta mengatakan, rencananya, kenaikan iuran itu akan dilakukan mulai 1 Januari 2020. Namun, hal ini berlaku hanya untuk kelas I dan kelas II, dimana kelas I dari sebelumnya Rp80 ribu jadi Rp160 ribu dan kelas II dari sebelumnya Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu. Untuk kelas III, masih ditunda setelah rencana kenaikan ditolak Komisi IX dan XI DPR.

Keputusan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut hingga kini masih harus menunggu kebijakan Presiden. Pada tahun ini, defisit BPJS Kesehatan diproyeksikan mencapai Rp32,8 triliun. Diprediksi, angka ini akan terus naik bila tidak ada kebijakan pembenahan salah satunya kenaikan iuran, demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Apa alasannya mengapa pria harus memeriksakan sperma?
Senin, 03 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Memiliki kualitas sperma yang baik merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi pria. Karena ku...
 Kapan harus membersihkan alat vital dan bagaimana cara yang benar?
Kamis, 30 Juli 2020 - 23:15 WIB
Jangan anggap remeh manfaat dari kebiasaan membersihkan area kelamin bagi pria. Kerak cairan dan kot...
 Mengapa sebaiknya pasangan suami istri bercinta pada pagi hari?
Rabu, 29 Juli 2020 - 23:15 WIB
Ternyata dibanding pada malam hari, pagi hari merupakan waktu yang sangat tepat untuk bercinta. Berc...
Ternyata ini fungsi puting susu pada pria
Selasa, 28 Juli 2020 - 23:15 WIB
Jika pada wanita puting berfungsi untuk proses menyusui, lantas untuk apa fungsi puting susu pria? T...
Apa saja keluhan seksual yang sering dialami oleh banyak wanita di dunia?
Senin, 27 Juli 2020 - 23:15 WIB
Masalah seksual dapat menimpah suami atau istri. Namun, secara lebih besar masalah seksual kerap kal...
Kalsel segera tes swab 10 ribu warga
Senin, 27 Juli 2020 - 21:10 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sedang mempersiapkan pelaksanaan tes swab kepada 10 ribu warg...
 Apa saja vitamin yang ampuh tingkatkan jumlah sperma?
Jumat, 24 Juli 2020 - 23:15 WIB
Kekurangan jumlah vitamin tidak hanya mengancam kesehatan tubuh namun juga dapat memengaruhi jumlah ...
Pemerintah berikan dana insentif untuk tenaga medis di 23 rumah sakit di Jateng
Jumat, 24 Juli 2020 - 20:37 WIB
Para tenaga medis dari 23 rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Jateng mendapatkan insentif dar...
Apa ciri-ciri masa subur pria yang jarang diketahui?
Kamis, 23 Juli 2020 - 23:15 WIB
Pada umumnya, masa subur pria berlangsung hampir setiap hari. Namun, bisa dikatakan bahwa masa subur...
Presiden dan Ibu Negara minta anak-anak terapkan protokol kesehatan
Kamis, 23 Juli 2020 - 12:22 WIB
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana meminta anak-anak Indonesia disiplin menerapkan protokol ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV