Twitter mulai uji coba fitur sembunyikan balas cuitan
Elshinta
Sabtu, 21 September 2019 - 15:38 WIB |
Twitter mulai uji coba fitur sembunyikan balas cuitan
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/6K4wr

Elshinta.com - Twitter tengah menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan (reply) cuitan mereka.

Perusahaan media sosial tersebut mengatakan bahwa pengujian tersebut sedang berlangsung di AS, Kanada dan Jepang. "Kami sedang menguji fitur di mana orang-orang AS, Kanada dan Jepang akan dapat menyembunyikan balasan tweet mereka. Balasan tersembunyi akan disembunyikan untuk semua orang di seluruh dunia," ujar Twitter, lansir Phone Arena, Jumat (20/9).

Penulis asli tweet dapat kapan saja memutuskan untuk menyembunyikan balasan atau tidak. Untuk menggunakannya, penulis dapat mengetuk ikon " /" pada bagian reply, pilih sembunyikan, lalu konfirmasi. Untuk melihat balasan yang disembunyikan, penulis tweet dapat mengetuk ikon itu di kanan bawah tweet asli.

Twitter mengatakan bahwa saat ini sedang menguji coba fitur tersebut di aplikasi Twitter untuk iOS dan Android, dan untuk Twitter.com. Uji coba akan berlangsung selama beberapa minggu. Twitter mengatakan 27 persen pengguna yang melakukan uji coba tersebut mengaku bahwa mereka akan mempertimbangkan lagi bagaimana menanggapi pengguna lain di Twitter di masa depan. Pengirim tweet mengatakan bahwa mereka menyembunyikan balasan yang dianggap "tidak relevan, kasar atau tidak dapat dipahami."

Menurut beberapa pengguna Twitter, menyembunyikan balasan dapat menyebabkan kebingungan atau frustasi. Mereka yang memutuskan untuk menyembunyikan balasan akan ditanya oleh Twitter apakah ingin memblokir akun yang mengirim balasan. Memblokir akun semacam itu dirasa mampu mengurangi ketegangan yang muncul pada platform media sosial, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp tutup celah pesan tak terenkripsi di iOS dan Android
Minggu, 24 Mei 2020 - 16:16 WIB
Pengguna iPhone yang mengandalkan enkripsi ujung ke ujung WhatsApp mungkin tidak menyadari bahwa ada...
Instagram kini terintegrasi dengan Messenger Rooms
Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:09 WIB
Pekan lalu Facebook meluncurkan fitur Messenger Rooms secara global di tengah meningkatnya penggunaa...
Spotify izinkan karyawannya WFH hingga 2021
Jumat, 22 Mei 2020 - 11:25 WIB
Spotify mengatakan kepada karyawannya di semua wilayah bahwa mereka bebas bekerja dari rumah (work f...
Perangi penipuan, Facebook tampilkan pesan peringatan
Jumat, 22 Mei 2020 - 10:20 WIB
Facebook meluncurkan fitur baru untuk Messenger yang akan menampilkan pesan peringatan ketika orang ...
Twitter uji coba batasi tweet balasan
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:29 WIB
Twitter sedang menguji cara untuk memungkinkan pengguna membatasi jumlah orang yang dapat membatas t...
WhatsApp terintegrasi ke Messenger Rooms di pembaruan beta
Minggu, 17 Mei 2020 - 19:12 WIB
Fitur Messenger Rooms yang diumumkan Facebook bulan lalu, dan resmi meluncur beberapa hari lalu, kin...
Facebook akuisisi Giphy, integrasikan ke Instagram
Sabtu, 16 Mei 2020 - 09:49 WIB
Facebook membeli situs web yang memproduksi GIF, Giphy, dengan harga 400 juta dolar AS, dengan renca...
TikTok dinilai langgar UU data pribadi anak, kesepakatan dengan FTC
Kamis, 14 Mei 2020 - 21:56 WIB
 Sekelompok organisasi masyarakat sipil mengajukan aduan ke Komisi Dagang Federal (FTC) Amerika Ser...
Setelah Covid-19, Bos Twitter bolehkan pegawai WFH selamanya 
Rabu, 13 Mei 2020 - 17:56 WIB
Sejak bulan Maret, karyawan Twitter sudah work from home (WFH) guna meminimalisir punalaran virus co...
Bhinneka investigasi laporan bobolnya data pengguna
Senin, 11 Mei 2020 - 08:08 WIB
Group Head, Brand Communication & PR Bhinneka, Astrid Warsito, mengatakan Bhinneka tengah menginvest...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV