Kiri Kanan
Hindari senyawa ini agar tak hambat sifat lawan kanker pada tomat
Elshinta
Minggu, 22 September 2019 - 13:15 WIB |
Hindari senyawa ini agar tak hambat sifat lawan kanker pada tomat
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2m6y9CU

Elshinta.com - Menurut studi dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi bersama tomat bisa menghambat sifat melawan kanker dalam tomat.

Likopen, senyawa tanaman dalam tomat, berhubungam dengan risiko yang lebih rendah dari kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker paru-paru.

Seperti dilansir Antara dari Medical News Today, peneliti dari Ohio State University di Columbus memeriksa pembentukan dan penyerapan metabolit likopen pada tujuh pria. Para pria ini mengonsumsi makanan uji, berupa shake dengan ekstrak tomat, baik dengan maupun tanpa zat besi. Peneliti lalu menganalisis darah dan cairan pencernaan para partisipan.

"Ketika orang-orang makan zat besi dengan makanan mereka, kami melihat hampir dua kali lipat penurunan penyerapan likopen dari waktu ke waktu," jelas Rachel Kopec, salah satu peneliti.

"Ini bisa memiliki implikasi potensial setiap kali seseorang mengonsumsi sesuatu yang kaya likopen dan zat besi - katakanlah saus bolognese, atau sereal yang diperkaya zat besi dengan sisi jus tomat. Anda mungkin hanya mendapatkan setengah likopen," sambung dia.

Rachel mengungkapkan, hal itu bisa terjadi kemungkinan karena besi mengoksidasi likopen, menciptakan metabolit selain apoplikopenoid, yang merupakan satu-satunya yang dipelajari tim saat ini.

"Mungkin juga zat besi mengganggu campuran tomat dan lemak emulsi yang bagus yang sangat penting bagi sel untuk menyerap likopen," tutur Rachel. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringati Hari Kesehatan Nasional, KPAD Kudus gelar screening kesehatan gratis
Selasa, 12 November 2019 - 21:55 WIB
Elshinta.com - Tandai launching bulan screening kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (K...
Menkes sebut stunting dan JKN jadi prioritasnya lima tahun ke depan
Selasa, 12 November 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa perhatian Pemerinta...
Inovasi kesehatan, Lumajang raih Innovation Award lll
Minggu, 10 November 2019 - 12:49 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mendapatkan penghargaan inovasi di ...
Ini lho manfaat Wasabi bagi kesehatan
Sabtu, 09 November 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com -  Jika Anda pernah ke restoran Jepang dan memesan sushi, pasti tahu bumbu pe...
Dokter: Diabetes sebabkan kematian jika ada komplikasi
Jumat, 08 November 2019 - 17:07 WIB
Elshinta.com - Dokter Penyakit Dalam RSUP Sanglah, Bali, Prof. Dr dr. Ketut Suastika, SpPD...
IDI Sleman ingatkan dokter untuk pahami aturan BPJS
Jumat, 08 November 2019 - 12:36 WIB
Elshinta.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...
Masyarakat Lampung merasa keberatan atas kenaikan iuran BPJS 
Jumat, 08 November 2019 - 09:14 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar 100 perse...
Menkes: Iuran BPJS kelas III akan disubsidi
Kamis, 07 November 2019 - 21:09 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan iuran Badan Penyelengg...
Meningkat, Kemenkes catat 110.921 kasus DBD hingga Oktober
Selasa, 05 November 2019 - 15:05 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan mencatat sedikitnya ada 110.921 kasus demam berdarah ...
YLKI berharap ada peningkatan pelayanan dari BJPS Kesehatan
Selasa, 05 November 2019 - 12:08 WIB
Elshinta.com - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari mendatang, yang dikeluhkan sejumlah mas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)