Kunker ke New York, Wapres Jusuf Kalla hadiri sidang umum PBB ke-74
Elshinta
Senin, 23 September 2019 - 14:14 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Kunker ke New York, Wapres Jusuf Kalla hadiri sidang umum PBB ke-74
Wapres Jusuf Kalla disambut Menlu dan Menkominfo saat tiba di Westin Hotel, New York. Sumber foto: https://bit.ly/2kYencK

Elshinta.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mewakili Presiden Joko Widodo memimpin delegasi Indonesia pada sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-74, di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), yang akan dibuka Selasa (24/9) waktu setempat.

Rombongan Wapres Jusuf Kalla dan istri, Mufidah Kalla telah tiba di Hotel Westin New York, Grand Cetral, tempatnya menginap selama berada di New York, Sabtu (21/9) malam pukul 20.20 waktu setempat. Kedatangan Wapres didambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menkominfo Rudiantara, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Duta Besar RI untuk AS Mahendra Siregar.

Sidang Umum PBB yang bertajuk “Galvanizing Multilateral Effort for Poverty, Eradication, Quality Education, Climate Action and Inclusion” itu diikuti oleh 193 negara anggota PBB, dan dihadiri 100 Kepala Negara, 3 Wakil Presiden, 47 Perdana Menteri, 36 Menteri, dan 36 Menteri serta 2 Chairman of Delegation, dilansir dari Setkab Senin (23/9).

Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya kepada wartawan di Kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, Minggu (22/8) waktu setempat menyampaikan, jumlah pertemuan yang akan dilakukan oleh Wapres yang teragendakan sampai sekarang sekitar 25.

“Termasuk di antaranya menghadiri undangan jamuan santap malam dari Presiden AS, Donald Trump, di Latte New York Hotel,” jelas Menlu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penembakan di Texas sebabkan 14 orang terluka, satu tersangka buron
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:23 WIB
Empat belas orang terluka setelah dua pria saling melepaskan tembakan di distrik hiburan yang sibuk ...
Meksiko nyatakan COVID-19 menginfeksi seperempat populasinya
Sabtu, 12 Juni 2021 - 17:51 WIB
Sekitar seperempat dari 126 juta orang Meksiko diperkirakan telah terinfeksi virus corona, kata keme...
AS akan bagikan 25 juta dosis vaksin COVID-19 kepada dunia
Jumat, 04 Juni 2021 - 18:36 WIB
Gedung Putih menyusun rencana pada Kamis bagi Amerika Serikat untuk berbagi 25 juta surplus dosis va...
Warga Brazil protes penanganan COVID-19 Presiden Bolsonaro
Minggu, 30 Mei 2021 - 16:01 WIB
Warga Brazil di sedikitnya 16 kota pada Sabtu (29/5) menggelar aksi protes terhadap penanganan pande...
California tawarkan hadiah Rp1,6 triliun untuk promosi vaksinasi
Jumat, 28 Mei 2021 - 07:45 WIB
California akan menawarkan $ 116,5 juta (Rp1,6 triliun) dalam bentuk tunai dan kartu hadiah kepada p...
Sekolah-sekolah di AS dianjurkan tetap wajibkan penggunaan masker
Minggu, 16 Mei 2021 - 13:35 WIB
Sekolah di Amerika Serikat perlu tetap mewajibkan penggunaan masker selama tahun akademik 2020-2021 ...
Ruang ICU hampir penuh, Kolombia tembus 80.000 kematian COVID-19
Sabtu, 15 Mei 2021 - 09:30 WIB
Kematian yang dikonfirmasi akibat COVID-19 di Kolombia melampaui 80.000 pada Jumat (14/5) dengan rua...
Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir
Kamis, 13 Mei 2021 - 18:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan...
AS akan hapus Xiaomi dari daftar hitam
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:20 WIB
Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan menghapus Xiaomi Corp dari daftar hitam pemerintah.
Tujuh orang tewas dalam penembakan di Colorado-Amerika Serikat
Senin, 10 Mei 2021 - 10:58 WIB
Seorang pria menembak hingga tewas enam orang, termasuk kekasihnya, dan kemudian membunuh dirinya se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV