Menristekdikti: Dorong mahasiswa demo, perguruan tinggi bisa kena sanksi
Elshinta
Kamis, 26 September 2019 - 16:17 WIB |
Menristekdikti: Dorong mahasiswa demo, perguruan tinggi bisa kena sanksi
Sumber foto: https://bit.ly/2ljm4ui

Elshinta.com - Rektor maupun dosen di suatu perguruan tinggi bisa terkena sanksi jika mendorong mahasiswanya untuk melakukan unjuk rasa atau demonstrasi.

"Dosen harus mengajak berdialog dengan baik. Maka kalau ada, itu nanti rektorlah yang bertanggung jawab untuk mengingatkan kepada para dosen," kata Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir di halaman Istana Negara, Jakarta pada Kamis (26/9).

Menurut Nasir, jika ada dosen yang terbukti diketahui mendorong mahasiswa untuk unjuk rasa, maka rektor bertanggung jawab atas hal itu. Selain itu, Menristekdikti menjelaskan hukum pidana juga bisa diterapkan jika unjuk rasa tersebut merusak fasilitas umum maupun merugikan negara.

Menristek meminta mahasiswa untuk menyampaikan kritik dan usulan yang konstruktif melalui cara yang baik. Salah satunya dengan berdialog di kampus.

"Saya sudah memberitahukan kepada para rektor dan para pimpinan perguruan tinggi tolong memberitahukan kepada mahasiswa atau anak didiknya, yaitu jangan sampai mahasiswa demonstrasi ditunggangi oleh orang lain atau kepentingan-kepentingan lain. Mahasiswa dalam melakukan kritik saya persilakan, tapi dengan cara yang baik," demikian Nasir, dikutip Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UM Palangkaraya beri beasiswa mahasiswa hafal lima juz Al Quran
Selasa, 18 Februari 2020 - 17:44 WIB
Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya akan memberikan beasiswa berupa kuliah gratis selama dela...
Awal 2020, Universitas Negeri Malang kembali kukuhkan dua guru besarnya
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:28 WIB
Universitas negeri Malang (UM) kembali mengukuhkan dua guru besarnya. Dua orang guru besar ini masin...
Siswa Latja Diktuk Ba Polri SPN Polda Jabar ikuti pelatihan TPTKP
Senin, 17 Februari 2020 - 18:58 WIB
Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah memberikan materi pelatihan penanganan pertama tempat kej...
Gugah cinta dirgantara, puluhan ribu siswa saksikan air show
Senin, 17 Februari 2020 - 18:15 WIB
Kegiatan air show Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang ...
Disdik Kabupaten Tangerang pantau aturan dana BOS
Senin, 17 Februari 2020 - 17:13 WIB
Dalam melakukan pemantauan terkait aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang langsung didis...
Tingkatkan nasionalisme, ITN Malang gelar upacara dengan pakaian daerah
Senin, 17 Februari 2020 - 16:58 WIB
Guna menanamkan jiwa nasionalisme pada kampus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, rektor, kary...
Sekjen MPR ajak alumni FH Unsoed saling mendukung untuk Indonesia
Minggu, 16 Februari 2020 - 12:49 WIB
Sekretaris Jenderal MPR RI Ma`ruf Cahyono mengajak para alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal S...
Festival Sains dan Budaya 2020 angkat kearifan lokal dan budaya bangsa
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:06 WIB
Penyelenggaraan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI) ke-6 akan kembali diselenggarakan dalam ...
KPPPA terjunkan tim tindaklanjuti perundungan murid SMP di Malang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:17 WIB
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus...
Oknum guru pukul murid diberhentikan sementara
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:56 WIB
Dinas Pendidikan DKI Jakarta memberhentikan sementara oknum guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) berinisi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)