Facebook uji coba sembunyikan jumlah `like`
Elshinta
Jumat, 27 September 2019 - 16:08 WIB |
Facebook uji coba sembunyikan jumlah `like`
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2n89izc

Elshinta.com - Facebook di Australia mulai menguji coba menyembunyikan jumlah teman yang menyukai atau `like` sebuah unggahan, sebagai salah satu cara dalam mendukung kesehatan mental pengguna jejaring sosial itu.

Dalam uji coba tersebut, hanya pemilik akun yang dapat melihat berapa banyak "like" yang didapat untuk sebuah unggahan, orang lain akan melihat "(nama akun) dan lainnya menyukai" konten tersebut.

Menurut survei, tidak mengetahui jumlah like di sebuah unggahan dapat membantu mengurangi kecemasan atau depresi yang disebabkan oleh media sosial.

"Kami menguji coba secara terbatas untuk like, reaksi dan penghitungan jumlah view video sebagai hal yang pribadi di Facebook. Kami akan mengumpulkan masukan untuk memahami apakah perubahan ini akan memperbaiki pengalaman pengguna," kata Facebook, dikutip Antara dari TechCrunch, Jumat (27/9).

Facebook beberpa waktu lalu membenarkan akan menguji coba menyembunyikan jumlah like setelah Jane Manchun Wone, seorang ahli teknis untuk aplikasi, mengunggah temuan kode untuk menyembunyikan jumlah like.

Berdasarkan temuan itu, pengguna masih bisa melihat daftar orang-orang yang menyukai unggahan tersebut meski pun jumlah "like" tidak lagi terlihat di News Feed atau Kabar Beranda Facebook.

Jika tes ini sukses, tidak menutup kemungkinan Facebook juga akan menyembunyikan jumlah like di negara lain setelah Australia. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp tutup celah pesan tak terenkripsi di iOS dan Android
Minggu, 24 Mei 2020 - 16:16 WIB
Pengguna iPhone yang mengandalkan enkripsi ujung ke ujung WhatsApp mungkin tidak menyadari bahwa ada...
Instagram kini terintegrasi dengan Messenger Rooms
Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:09 WIB
Pekan lalu Facebook meluncurkan fitur Messenger Rooms secara global di tengah meningkatnya penggunaa...
Spotify izinkan karyawannya WFH hingga 2021
Jumat, 22 Mei 2020 - 11:25 WIB
Spotify mengatakan kepada karyawannya di semua wilayah bahwa mereka bebas bekerja dari rumah (work f...
Perangi penipuan, Facebook tampilkan pesan peringatan
Jumat, 22 Mei 2020 - 10:20 WIB
Facebook meluncurkan fitur baru untuk Messenger yang akan menampilkan pesan peringatan ketika orang ...
Twitter uji coba batasi tweet balasan
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:29 WIB
Twitter sedang menguji cara untuk memungkinkan pengguna membatasi jumlah orang yang dapat membatas t...
WhatsApp terintegrasi ke Messenger Rooms di pembaruan beta
Minggu, 17 Mei 2020 - 19:12 WIB
Fitur Messenger Rooms yang diumumkan Facebook bulan lalu, dan resmi meluncur beberapa hari lalu, kin...
Facebook akuisisi Giphy, integrasikan ke Instagram
Sabtu, 16 Mei 2020 - 09:49 WIB
Facebook membeli situs web yang memproduksi GIF, Giphy, dengan harga 400 juta dolar AS, dengan renca...
TikTok dinilai langgar UU data pribadi anak, kesepakatan dengan FTC
Kamis, 14 Mei 2020 - 21:56 WIB
 Sekelompok organisasi masyarakat sipil mengajukan aduan ke Komisi Dagang Federal (FTC) Amerika Ser...
Setelah Covid-19, Bos Twitter bolehkan pegawai WFH selamanya 
Rabu, 13 Mei 2020 - 17:56 WIB
Sejak bulan Maret, karyawan Twitter sudah work from home (WFH) guna meminimalisir punalaran virus co...
Bhinneka investigasi laporan bobolnya data pengguna
Senin, 11 Mei 2020 - 08:08 WIB
Group Head, Brand Communication & PR Bhinneka, Astrid Warsito, mengatakan Bhinneka tengah menginvest...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV