Kirana Agustina arungi Samudra Atlantik perangi keberadaan plastik di laut
Elshinta
Minggu, 29 September 2019 - 08:29 WIB |
Kirana Agustina arungi Samudra Atlantik perangi keberadaan plastik di laut
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nw2WKe

Elshinta.com - Kirana Agustina (30) lulusan S2 di University College London terpilih menjadi perempuan Indonesia pertama yang mengarungi Samudra Atlantik dalam ekspedisi `Sailing Round the World` dari Inggris menuju Portugal untuk isu yang kini hangat yaitu keberadaan sampah-sampah plastik di lautan.  

“Alhamdulillah, kebetulan Kiran, mendapatkan beasiswa dari badan PBB IMO organisasi maritim Internasional yang bermarkas di London, Inggris," kata Kirana kepada Antara di London, Sabtu (28/9).

Kirana yang jurusan lingkungan politik dan masyarakat mengatakan selama dua minggu dia mengikuti ekspedisi yang akan berlangsung selama dua tahun yang dibagi dalam 30 trip.

eXXpedition Round the World, nama kegiatan tersebut adalah misi pelayaran dan penelitian oleh semua-perempuan. Ekspedisi ini akan menempuh pelayaran lebih dari 38.000 mil laut dengan 30 pemberhentian dimulai dan berakhir di Inggris. Kru ekspedisi dari atas kapal SV TravelEdge akan meneliti plastik dan racun yang ada di lautan kita, melalui empat dari lima pusaran samudera dan Arktik.

Kiran yang senang akan perjalanan dan fotografi bersama 30 perempuan dari berbagai kewarganegaraan yang ada di Inggris di antaranya  Brazil, Australia, UK, US, Malta, Ireland, Norway akan melakukan pelayaran yang akan dimulai pada 7 Oktober mendatang. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dideportasi Hong Kong, Wamenlu janjikan perlindungan hukum untuk Yuli
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:18 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menjanjikan perlindungan hukum yang maksimal kepada peker...
Menlu sebut Presiden beri perhatian perlindungan WNI di Korsel
Rabu, 27 November 2019 - 16:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian terhad...
WNI Arab Saudi peringati Hari Pekerja Migran Indonesia dengan pertunjukan kesenian
Minggu, 24 November 2019 - 19:28 WIB
Ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari 24 aliansi organisasi PMI di Arab Saudi memadati Balai N...
Kemendikbud sebut diaspora Indonesia bisa jadi ujung tombak promosi kebudayaan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 09:33 WIB
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menyebut para diasp...
Kirana Agustina arungi Samudra Atlantik perangi keberadaan plastik di laut
Minggu, 29 September 2019 - 08:29 WIB
Kirana Agustina (30) lulusan S2 di University College London terpilih menjadi perempuan Indonesia pe...
Nasir dukung ilmuwan diaspora ikut bangun SDM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:25 WIB
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendukung ilmuwan diasp...
Oceans, kolaborasi musik hip hop New York dengan gamelan Bali
Senin, 10 September 2018 - 16:17 WIB
Penyanyi dan pencipta lagu musik indie Hip-Hop asal New York, Sandflower kembali meluncurkan single ...
Pemerintah ajak diaspora Indonesia di Korea wujudkan Industri 4.0
Minggu, 09 September 2018 - 10:13 WIB
Pemerintah mengajak perantau alias diaspora yang tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia di Kore...
Diaspora Indonesia ciptakan beras berprotein tinggi
Kamis, 24 Mei 2018 - 15:45 WIB
Dua diaspora Indonesia di Louisiana, Amerika Serikat, Herry dan Ida Utomo, berhasil menciptakan bera...
Ruksima, diaspora yang menuangkan imajinasinya ke dalam animasi stop-motion
Sabtu, 10 Maret 2018 - 22:40 WIB
Diaspora muda Indonesia bernama Ruksima yang tinggal di Los Angeles kini tengah mendalami bidang ani...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV