Kiri Kanan
BEM SI pastikan tidak akan turun aksi besok
Elshinta
Minggu, 29 September 2019 - 15:54 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
BEM SI pastikan tidak akan turun aksi besok
Aksi mahasiswa. Sumber foto: https://bit.ly/2m2YYbJ

Elshinta.com - Pascaaksi yang dilakukan mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia untuk menolak sejumlah RUU yang kontroversial, muncul undangan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan komunikasi terkait hal tersebut.

Namun, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menolak undangan tersebut jika tidak dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh masyarakat umum.

Kepada Elshinta, Ketua BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Muhamad Abdul Basit mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berpegangan dengan pernyataan dari Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, dimana tidak akan adanya pengesahan RUU hingga pelantikan anggota DPR RI periode selanjutnya.

"Melihat dengan kondisi saat ini, di mana masih ada kawan-kawan kita (mahasiswa) yang masih ditahan, dan dirawat di rumah sakit, jadi kita fokus untuk mengadvokasi dan mendampingi kawan-kawan tersebut," kata Basit, Minggu (29/9).

Sementara itu, di media sosial ramai diperbincangkan bahwa akan ada aksi lanjutan yang dilakukan oleh mahasiswa.

Oleh karena itu, ditegaskannya, bahwa mahasiswa akan kembali turun ke jalan, tetapi dipastikan bahwa Senin (30/9) besok pihaknya tidak akan melakukan aksi.

Karena dikhawatirkan jika aksi dilakukan pada waktu dekat ini bukan narasi ataupun substansi yang disuarakan, melainkan sentimen dan aksi membalas. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Pakar sebut cegah berkembangnya radikal pasif menjadi aktif
Senin, 18 November 2019 - 11:47 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Alo Lili...
Ini penjelasan Menko PMK terkait wacana sertifikasi pranikah
Senin, 18 November 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir E...
Satgas Pamtas patroli jalur rawan pelintas batas negara
Senin, 18 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan perbatasan negara (Pamtas) Republik...
Akademisi sebut radikalisme ancaman nyata
Senin, 18 November 2019 - 11:08 WIB
Elshinta.com - Guru besar dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof DR Alo Liliw...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)