113 orang tewas akibat banjir di India utara
Elshinta
Senin, 30 September 2019 - 21:35 WIB |
113 orang tewas akibat banjir di India utara
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2nNej0C

Elshinta.com - Sedikitnya 113 orang tewas akibat banjir yang merendam rumah sakit di Negara Bagian Uttar Pradesh dan Bihar selama tiga hari terakhir, hingga memaksa evakuasi narapidana.

Musim hujan muson di India yang berlangsung sejak Juni biasanya berakhir hingga awal September, akan tetapi hujan lebat terus mengguyur sebagian wilayah negara sepanjang tahun ini sehingga memicu banjir.

Seorang pejabat, Senin (30/9) melaporkan bahwa sedikitnya 93 orang meninggal di Uttar Pradesh yang paling padat penduduk sejak Jumat (27/9) setelah wilayah timur dilanda hujan lebat.

Petugas polisi setempat, Santosh Verma mengungkapkan tingginya permukaan air memaksa otoritas mengevakuasi 900 narapidana dari penjara di distrik Ballia timur.

Sementara, pejabat pemerintah Bihar menyebut, kawasan agraria miskin yang dihantam banjir awal tahun ini, jumlah korban tewasnya mencapai 20 orang pada Senin (30/9). Ibu kota Bihar, Patna yang memiliki sekitar 2 juta penduduk, paling parah terkena banjir, dengan permukaan air setinggi pinggang di jalan-jalan. 

"Hujan sudah reda namun di banyak daerah masih terdapat genangan air," kata Sekretaris Departemen Penanggulangan Bencana Bihar, Amod Kumar Sharan, demikian Antara. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terkait virus corona, Raja Maroko pulangkan warganya dari Tiongkok
Selasa, 28 Januari 2020 - 19:58 WIB
Virus Corona menjadi perhatian serius di belahan dunia. Ratusan telah menjadi korban dan ribuan manu...
Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Sabtu, 25 Januari 2020 - 18:16 WIB
Dua perempuan termasuk satu ibu hamil tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pasukan Myanmar menemb...
Dokter Tiongkok yang berada di garis depan wabah virus corona meninggal
Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:49 WIB
Dokter di salah satu rumah sakit di Provinsi Hubei di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah virus coron...
Metode tradisional suku asli bisa cegah kebakaran hutan Australia 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:55 WIB
Ketika kebakaran hutan melanda bagian tenggara Australia, penduduk asli Australia mengatakan metode ...
Mahkamah Internasional akan keluarkan putusan soal Myanmar
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:46 WIB
Mahkamah Internasional, Kamis (23/1), akan mengeluarkan putusan soal permintaan langkah darurat yang...
Pasukan Israel tembak mati tiga warga Palestina
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:08 WIB
Pasukan Israel menembak dan menewaskan tiga warga Palestina yang melemparkan alat peledak ke arah me...
Aksi protes damai berubah jadi kerusuhan di Lebanon
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:37 WIB
Aksi protes damai di Lebanon berubah menjadi kekerasan untuk malam kedua pada Rabu (15/1), membuat p...
Ketua DPR RI tekankan peran strategis perempuan di hadapan Parlemen Asia-Pasifik
Rabu, 15 Januari 2020 - 10:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin delegasi DPR RI pada Sidang Tahunan ke-28 Asia Pacific Parliame...
Polisi Teheran bantah lakukan penembakan terhadap massa
Senin, 13 Januari 2020 - 16:36 WIB
Aparat Kepolisian di ibu kota Iran, Teheran, tidak melakukan penembakan terhadap massa dan petugas t...
Kendaraan yang ditumpangi Momota tabrak truk di Malaysia
Senin, 13 Januari 2020 - 10:25 WIB
Pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota termasuk di antara empat orang yang cedera ringan dalam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV