Menyetop atau melanjutkan bisnis, ini perhitungannya…
Elshinta
Selasa, 01 Oktober 2019 - 19:16 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
Menyetop atau melanjutkan bisnis, ini perhitungannya…
Ilustrasi. Sumber: istimewa

Elshinta.com - Perhitungan balik modal atau istilah ekonomi disebut BEP adalah langkah pertama untuk menggambarkan apa yang Anda produksi sudah sesuai dengan apa yang Anda jual.

Dengan kata lain, tidak ada kerugian yang diakibatkan oleh pasar yang belum sukses Anda penetrasi. Itu berarti bahwa bisnis Anda sudah mulai bergulir.

Dengan demikian perhitungan balik modal itu awalnya adalah BEP dulu lalu dilanjutkan dengan kumulasi hasil penjualan sudah bisa menutupi modal yang ditanamkan.

Jadi hitungan ini, sebetulnya diarahkan pada seberapa besar Anda berhasil menguasai pasar yang diharapkan. Dengan cara tersebut apabila tercapai maka bisnis bisa dijalankan lebih lanjut. Jika tidak misalnya terdapat defisit yang membuat Anda harus menambah modal untuk menjalankan bisnis ini. Maka seperti dinyatakan bahwa bisnis Anda masih dalam perjuangan.

Dengan modal yang terbatas Anda harus mampu menghitung berapa lama daya tahan modal Anda hingga bisnis ini berjalan lancar.

Seorang pebisnis yang baik harus mempunyai intuisi untuk menghitung apakah bisnis ini dapat dilanjutkan atau distop agar tidak menjadi “pasir sedot” yang menggerus modal Anda.

Secara praktis bisa saja terjadi suatu bisnis perlu diulang menambah modal sampai menjadi sukses. Tidak ada patokan secara nyata apakah Anda harus berhenti memodali atau meneruskan sampai daya tahan tertentu.

Ada yang perlu menjalankan dalam beberapa bulan saja, ada juga yang mengalami beberapa tahun namun dia meyakini bahwa setelah beberapa lama bisnis ini baru akan menghasilkan. Adapun patokan untuk menghitung dengan baik adalah:

  • Perlukah pasar mengenali produk Anda lebih lama? Jika iya, berarti Anda harus menyiapkan modal yang besar dan lebih panjang. Jika tidak, Anda harus memindahkan bisnis Anda pada produk lain.
  • Apakah produk Anda ini habis pakai atau dapat digudangkan? Jika iya, maka Anda bisa menghitung ongkos gudang dan daya tahan produksi. Jika tidak, maka Anda harus secara gesit menghitung kapan saatnya Anda mundur dari bisnis tersebut.
  • Akhirnya kembali kepada permodalan, berapa lama daya tahan modal Anda. Jika terlalu terbatas maka Anda tidak bisa memasuki titik kritis dalam bisnis ini terlalu lama. Anda harus segera menghitung apa yang menjadi masalah dan apa yang bisa diatasi segera.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jangan salah kaprah! Ini tafsir `bisnis tanpa modal`
Jumat, 06 Maret 2020 - 09:58 WIB
Pengertian tanpa modal itu maksudnya bisnis awal dijalani dengan biaya yang sangat minim. Demikian m...
Menjalankan bisnis teman, tapi masih ragu? Jangan, ini tips mengatasinya…
Kamis, 20 Februari 2020 - 10:25 WIB
Berbisnis itu adalah soal kepercayaan baik pada diri Anda maupun pada bisnis tersebut. Jadi Anda mem...
Mau sukses jalankan bisnis franchise? Baca dulu tips ini…
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:46 WIB
Bisnis franchise menjadi salah satu pilihan bagi banyak orang. Untuk bisa sukses di bisnis ini, baga...
Dibanding bisnis sendiri, berapa persen tingkat keberhasilan bisnis franchising?
Rabu, 12 Februari 2020 - 11:30 WIB
Apakah sebuah bisnis yang dipasarkan secara sistem franchise bisa meraih kesuksesan seperti membuka ...
4 tips menjadi franchisor sukses, apa saja?
Selasa, 11 Februari 2020 - 15:33 WIB
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila usaha Anda hendak di-franchise-kan sehingga tidak m...
Apa sih pertanda bisnis Anda maju? Ini jawabannya...
Jumat, 31 Januari 2020 - 09:55 WIB
Bisnis yang maju dan besar sebenarnya berasal dari kecepatan mengelola pasar yang memungkinkan baik ...
2020, bagaimana prospek bisnis pakaian?
Rabu, 22 Januari 2020 - 13:48 WIB
Bisnis pakaian memang tak pernah lesu. Para pelaku di industry ini selalu bertumbuh, terlebih di mus...
Jangan waralabakan bisnis, bila Anda belum penuhi syarat ini
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:26 WIB
Syarat bila ingin mewaralabakan usaha adalah bisnis Anda telah “sukses.” Artinya Anda telah paha...
Brand franchise yang Anda pilih baik atau buruk? Selidiki tiga hal ini…
Jumat, 10 Januari 2020 - 11:14 WIB
Konsultan franchise Royandi Junus menjelaskan soal ini. Pertama, pastikan bahwa Anda memang memiliki...
Menjual franchise ke pihak ketiga, bisakah? Ini penjelasannya
Senin, 06 Januari 2020 - 11:06 WIB
Umumnya, bila seorang franchisee ingin menjual bisnis yang sudah dimiliki kepada pihak ketiga, tidak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV