Hai wanita, yuk pahami kondisi normal miss V dan tanda infeksi
Elshinta
Rabu, 02 Oktober 2019 - 08:17 WIB |
Hai wanita, yuk pahami kondisi normal miss V dan tanda infeksi
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2mNqRoz

Elshinta.com - Miss V atau vagina yang lembap merupakan kondisi normal, kelembapan itu berasal dari kelenjar Bartholin dan serviks.

Kelenjar Bartholin adalah dua kelenjar kecil berukuran kacang yang terletak tepat di dalam Miss V. Kelenjar itu membantu mencegah miss V kering, seperti dilansir Antara dari Medical News Today.

Sementara serviks menghasilkan cairan sepanjang siklus menstruasi seseorang, dan akan meningkat saat ovulasi mendekat.

Ginekolog Dr Jen Gunter mengatakan, rata-rata wanita sehat menghasilkan 1-4 mililiter cairan dalam sehari. Namun, jumlah yang dikeluarkan bisa berubah dari hari ke hari, dan kelenjar Bartholin serta serviks menghasilkan berbagai cairan yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

Berikut ini sejumlah hal yang perlu diketahui tentang kelembapan Miss V, apa yang normal dan tanda-tanda ada masalah sehingga membutuhkan penanganan dokter.

Komponen

Komponen dalam cairan Miss V antara lain air (>90 persen), garam (1 persen), natrium klorida, kalsium, dan fosfat, asam amino, lipid, dan glikogen.

Cairan Miss V dapat mengandung antibodi yang mengurangi risiko beberapa infeksi.

Warna cairan itu berbeda-beda, seperti krem, merah muda, kekuningan dan abu-abu.

Perubahan hormon dan gairah

Ketika seorang wanita bergairah secara seksual, kelenjar Bartholin menghasilkan lebih banyak cairan. Cairan itu akan membantu selama hubungan badan sehingga mengurangi risiko cedera.

Selain itu, kelembapan Miss V juga bergantung pada level estrogen dalam tubuh. Estrogen menyebabkan kelenjar Bartholin menghasilkan lebih banyak cairan.

Seiring bertambahnya usia wanita, kelembapan itu akan berkurang. Setelah menopause, tubuh memproduksi lebih sedikit estrogen, membuatnya lebih sulit untuk menjaga miss V tetap lembap, dan dinding miss V pun menjadi lebih tipis.

Kapan harus ke dokter?

Cairan pada Miss V adalah tanda vagina dalam kondisi sehat.  Namun, ada beberapa gejala yang memerlukan pemeriksaan dokter, antara lain Miss V kering selama berhari-hari dan keputihan.

Ketika cairan Miss V lebih banyak dari biasanya, bisa jadi itu tanda infeksi. Infeksi menyebabkan keputihan, rasa gatal, terbakar, atau timbul rasa sakit.

Dalam kebanyakan kasus, obat infeksi jamur antijamur (OTC) dapat mengobatinya. Sementara itu, antibiotik tidak akan membantu dan bahkan dapat memperburuk infeksi.

Salah satu penyebab infeksi adalah bakteri vaginosis. Beberapa orang tidak merasakan gejala, tetapi yang lain merasakan gatal atau terbakar.

Penyebab lainnya, infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menyebabkan keputihan dengan warna kekuningan atau kehijauan. Kadang-kadang muncul gelembung dan bau, terutama setelah periode menstruasi.

Jika muncul tanda lain seperti Miss V bengkak atau nyeri, segera periksakan diri ke dokter. Seseorang yang merasa nyeri di bagian dalam Miss V mungkin memiliki kista kelenjar Bartholin. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bagaimana menjaga kesehatan organ intim wanita?
Senin, 24 Februari 2020 - 12:10 WIB
Kesehatan organ intim wanita berpengaruh pada banyak hal. Oleh karena itu kesehatan miss V adalah ha...
IDI: Kehamilan dapat terjadi dengan sejumlah kondisi
Minggu, 23 Februari 2020 - 12:28 WIB
Ketua Biro Hukum dan Pembinaan Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Nazar mengatakan, kehamilan pa...
Makanan yang bisa percepat terjadinya kehamilan
Senin, 17 Februari 2020 - 13:28 WIB
Sebagian besar perempuan ingin segera mendapatkan momongan setelah menikah, tapi tahukah Anda bahwa ...
Apa itu kutil kelamin? Kenali penyebab dan gejalanya
Kamis, 13 Februari 2020 - 11:48 WIB
Kutil kelamin adalah infeksi menular seksual (IMS) yang ditandai dengan timbulnya beberapa kutil den...
Apa saja hormon yang berpengaruh pada penuaan wanita?
Rabu, 05 Februari 2020 - 10:57 WIB
Berdasarkan hasil penelitian dari para ilmuwan, ada hormon yang sangat penting untuk kecantikan para...
 Penyebab keputihan abnormal yang sering tidak disadari wanita
Senin, 27 Januari 2020 - 12:35 WIB
Wanita mungkin langsung takut kalau mengalami keputihan dan bertanya-tanya mengapa bisa terjadi. Seb...
Benarkah perempuan menopause akan berisiko osteoporosis?
Kamis, 16 Januari 2020 - 11:39 WIB
Mengalami masa menopause, berarti risiko terkena beberapa penyakit tulang seperti osteoporosis dan o...
Gangguan kesehatan yang menyerang wanita menopause
Kamis, 09 Januari 2020 - 12:28 WIB
Sama seperti ketika pertama kali mengalami datang bulan, beberapa hal akan terjadi pada tubuh setela...
Benarkah warna darah haid bisa menentukan kondisi kesehatan wanita?
Selasa, 31 Desember 2019 - 10:27 WIB
Untuk mengetahui kondisi kesehatan rahim bisa dicek dengan memastikan siklus datang bulan yang tepat...
Cara menghadapi menopause dengan nyaman
Senin, 16 Desember 2019 - 12:07 WIB
Cepat atau lambat menopause akan datang. Menurut ahli, masa menopause seharusnya dipahami sebagai pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)