Mengenal aplikasi Batik Analyzer, apa hebatnya?
Elshinta
Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:41 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Dewi Rusiana
Mengenal aplikasi Batik Analyzer, apa hebatnya?
Aplikasi Batik Analyzer untuk membedakan produk batik dan tiruan batik. Foto: istimewa

Elshinta.com - Salah satu lembaga litbang Kemenperin, yakni Balai Besar Kerajinan dan Batik di Yogyakarta, berhasil mengembangkan aplikasi Batik Analyzer.

Aplikasi tersebut dibuat untuk membedakan antara produk batik asli dan tiruan batik. Aplikasi dengan basis Android dan iOS ini menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) yang sesuai dengan implementasi industri 4.0 berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Batik Indonesia telah memiliki keunggulan komparatif di pasar Internasional. Maka itu, kita  perlu melakukan penguatan branding dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual,” ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Rabu.

Terlebih, batik saat ini bertransformasi menjadi berbagai bentuk fesyen, kerajinan dan home decoration yang telah mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta Titik Purwati Widowati, saat ini aplikasi Batik Analyzer baru tersedia dalam versi Beta 1.0 dengan akurasi output dua kategori (batik dan tiruan) di 75 persen, dan akan terus dikembangkan hingga mencapai angka 95 persen.

“Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi untuk perlindungan industri batik nasional dalam menyongsong era industri 4.0. Aplikasi Batik Analyzer ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku IKM batik,” jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendes resmikan aplikasi E-Government
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 07:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro San...
Twitter sebut data pengguna telah digunakan untuk iklan
Rabu, 09 Oktober 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Twitter mengatakan alamat surat elektronik (email) dan nomor telepon yang d...
Instagram sediakan fitur mode gelap di Android dan iOS
Rabu, 09 Oktober 2019 - 08:39 WIB
Elshinta.com - Instagram menyediakan mode gelap (dark mode) untuk aplikasi mereka di ponse...
Mengenal aplikasi Batik Analyzer, apa hebatnya?
Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:41 WIB
Elshinta.com - Salah satu lembaga litbang Kemenperin, yakni Balai Besar Kerajinan dan...
Mulai Februari 2020, WhatsApp tak bisa digunakan di iOS dan Android versi lama
Rabu, 02 Oktober 2019 - 15:32 WIB
Elshinta.com - Aplikasi pesan instan WhatsApp mengumumkan mereka tidak lagi memberi dukungan un...
Facebook uji coba sembunyikan jumlah `like`
Jumat, 27 September 2019 - 16:08 WIB
Elshinta.com - Facebook di Australia mulai menguji coba menyembunyikan jumlah teman yang menyuk...
Pesaing Apple Arcade, Google luncurkan Google Play Pass
Rabu, 25 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Kurang dari seminggu setelah peluncuran Apple Arcade, Google Play Store mengumumkan...
Mudahkan kutip ayat saat mengetik, Kemenag luncurkan Quran in Word
Selasa, 24 September 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan aplikasi Quran in Word untuk memudahkan mas...
Twitter mulai uji coba fitur sembunyikan balas cuitan
Sabtu, 21 September 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Twitter tengah menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan...
Jadi solusi, aplikasi ini dapat respon positif dari pelanggan
Jumat, 20 September 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pada Hari Pelanggan Nasional (4/9) lalu, manajemen Depo Bangunan turun melayani pel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV