Kiri Kanan
Wow, harga batu Kalimaya seukuran ibu jari capai Rp15 juta
Elshinta
Jumat, 04 Oktober 2019 - 17:52 WIB |
Wow, harga batu Kalimaya seukuran ibu jari capai Rp15 juta
Sumber Foto: https://bit.ly/333sSME

Elshinta.com - Sejumlah penambang Batu Kalimaya di Kabupaten Lebak, Banten, bersemangat melakukan penambangan, karena harga batu permata seukuran ibu jari di tingkat pengumpul berkisar antara Rp12 juta sampai Rp15 juta.

Salah seorang penambang warga Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Wadir (60) mengatakan,  penambangan Batu Kalimaya mulai menggeliat setelah harga di tingkat penampung meningkat. Para penambang, lanjut dia, mendapatkan lempengan Batu Kalimaya dengan menggali lubang hingga kedalaman 20 sampai 45 meter.

"Kami sudah sepekan terakhir ini baru mendapatkan Batu Kalimaya jenis black oval sebesar ibu jari dengan harga Rp15 juta," katanya.

Meski resiko kematian cukup besar, namun ia mengaku sudah biasa dan tidak merasa takut akan ancaman bencana longsor. Apalagi, kata dia, selama berprofesi penambang belum pernah mengalami kecelakaan. Wadir mengaku bisa menggali lubang dengan kedalaman 60 meter.

"Jika beruntung bisa menghasilkan pendapatan ratusan juta rupiah. Namun sebaliknya jika tidak mendapatkan Batu Kalimaya, dipastikan merugi belasan juta rupiah," ujar Wadir.

Begitu juga Herman (45), seorang penambang Batu Kalimaya, warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mengatakan saat ini penambang menerima harga Batu Kalimaya relatif lebih tinggi dibandingkan tiga bulan lalu.

Menurut dia, saat ini, permintaan Batu Kalimaya cenderung meningkat sehingga para penambang kembali bersemangat. "Kami beruntung selama tiga hari terakhir mendapatkan Batu Kalimaya black oval dengan kedalaman 17 meter sebesar jari telunjuk dijual Rp12 juta," katanya.

Sementara itu, Wawan, seorang kolektor mengatakan batu permata Kalimaya asal Kabupaten Lebak memiliki kualitas dunia dibandingkan dengan Australia, Afrika, dan Amerika Latin. Selama ini permintaan batu permata tersebut dinilai tinggi baik domestik maupun mancanegara.

Namun produksi permata Kalimaya relatif terbatas karena untuk mendapatkannya para penambang harus menggali lubang hingga puluhan meter dan belum tentu membuahkan hasil. "Bila penambang mendapat bongkahan Batu Kalimaya maka dipastikan beruntung, namun sebaliknya bila sulit dipastikan kembali ke rumah dengan tangan kosong," katanya.

Ia menyebutkan batu permata Kalimaya memiliki berbagai warna, di antaranya putih, kristal hijau, kristal pelangi, kristal hijau, teh dan kopi, pelangi, kristal susu, dan lain-lain. Selain itu keunggulan Batu Kalimaya lainnya adalah pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah.

"Kelebihan Batu Kalimaya Lebak, selain warna tidak menghilang, juga sangat mempesona jika melihat aneka warna, seperti hitam, coklat, kuning ungu, biru dengan warna pelangi," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menpan-RB: Kita tidak pangkas birokrasi tapi merampingkannya
Senin, 18 November 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri ...
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Pakar sebut cegah berkembangnya radikal pasif menjadi aktif
Senin, 18 November 2019 - 11:47 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Alo Lili...
Ini penjelasan Menko PMK terkait wacana sertifikasi pranikah
Senin, 18 November 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir E...
Satgas Pamtas patroli jalur rawan pelintas batas negara
Senin, 18 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan perbatasan negara (Pamtas) Republik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)