Kiri Kanan
Amandemen UUD 1945 terkait GBHN tidak dilakukan dalam waktu dekat
Elshinta
Rabu, 09 Oktober 2019 - 13:49 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Amandemen UUD 1945 terkait GBHN tidak dilakukan dalam waktu dekat
Foto: Dody Handoko/Elshinta.com

Elshinta.com - Amandemen UUD 1945 terkait GBHN tidak dilakukan dalam waktu dekat. MPR masih ingin menyerap aspirasi masyarakat. Demikian dikatakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10).

"Kami menyerap aspirasi, keinginan sekelompok masyarakat yang ingin amandemen UUD 1945 dan menghadirkan kembali GBHN. Kami juga menyerap aspirasi masyarakat lain yang tidak ingin adanya amandemen, karena yang ini sudah bagus," katanya.

Ia menjelaskan, pada tahun pertama masa jabatan MPR 2019-2024, pihaknya masih akan menyerap aspirasi masyarakat terkait amandemen UUD 1945. Sementara pada tahun kedua, MPR akan menyimpulkan apa yang perlu diamandemen.

"Barangkali yang paling baik setahun, tahun ini kita ingin membuka diri, mendengar seluruh masukan masyarakat, semua lapisan. Nanti baru tahun kedua kita mencari titik temu mana-mana yang memang dibutuhkan oleh negara ini," ungkapnya.

Rencananya pada tahun ketiga masa jabatan 2019-2024, MPR akan memutuskan apakah amandemen UUD 1945 diperlukan atau tidak. "Tahun ketiga baru kita kemungkinan akan memutuskan mana yang memang dibutuhkan oleh bangsa. Jadi saya pastikan bahwa kami di MPR tak grasa-grusu dan kami akan cermat dalam mengambil keputusan yang menyangkut masa depan bangsa," ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
MRT Fase II ditargetkan angkut 500 ribu penumpang setiap hari
Senin, 11 November 2019 - 18:39 WIB
Elshinta.com - Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia...
BMKG prediksi potensi hujan turun di wilayah Jabodetabek hingga sore
Senin, 11 November 2019 - 14:05 WIB
Elshinta.com - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wil...
Luhut minta kontraktor lakukan studi lintas LRT Jabodebek hingga Bogor
Senin, 11 November 2019 - 13:43 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaita...
LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi menyeluruh Juni 2021
Senin, 11 November 2019 - 13:31 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaita...
BPBD ungkap 10 titik potensi gerakan tanah di Jakarta
Minggu, 10 November 2019 - 10:15 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan ada 10...
BMKG prakirakan cuaca di Jakarta berawan di Hari Pahlawan
Minggu, 10 November 2019 - 08:28 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ber...
Ada usulan nama baru, Anies minta proses dahulu dua cawagub yang disepakati
Minggu, 10 November 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta dua nama calon wakil gubernur (...
Sudinhut Jakarta Selatan pangkas 1.786 pohon di Kebayoran Lama
Sabtu, 09 November 2019 - 11:14 WIB
Elshinta.com - Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan telah memangkas 1.786 pohon di wilayah...
Cuaca berawan dominasi Jakarta hari ini
Sabtu, 09 November 2019 - 08:51 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ber...
Imigrasi dapat hibah lahan kantor Pemkot Depok dan buka ULPl Detos
Jumat, 08 November 2019 - 07:26 WIB
Elshinta.com - Pemkot Depok mehibahkan lahan yang sudah sekian lama berdiri Kantor Imigrasi Dep...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)