Kiri Kanan
Pemerintah butuh dana Rp27 triliun untuk capai SDGs hingga 2030
Elshinta
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:39 WIB |
Pemerintah butuh dana Rp27 triliun untuk capai SDGs hingga 2030
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Sumber foto: https://bit.ly/2OAvvSq

Elshinta.com - Pemerintah membutuhkan pembiayaan investasi total sebesar Rp27.835 triliun untuk mencapai seluruh tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Indonesia dari 2020 hingga 2030.

Pembiayaan investasi total sebesar Rp27.835 triliun itu terdiri dari Rp7.638 triliun untuk pencapaian target SDGs pada periode 2020 sampai 2024 dan Rp20.197 triliun untuk periode 2025 hingga 2030.

“SDGs ini tujuan global yang sangat ambisius karena kalau tidak ambisius nanti akan bernasib sama dengan tujuan pembangunan sebelumnya yang dicanangkan serius di awal kemudian ternyata tidak mencapai sasaran,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro dalam SDGs Annual Conference 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (9/10).

Bahkan, Bambang mengatakan bahwa pada 2030 kebutuhan pembiayaan untuk SDGs mencapai Rp10.397 triliun dan itu sangat jauh berbeda dengan 2020 yaitu Rp2.867 triliun. Ini berarti untuk 2025 sampai 2029 membutuhkan dana Rp9.800 triliun. “Pada 2030 tentunya membutuhkan dana yang lebih besar karena tantangan makin berat yaitu mencapai di atas Rp10 ribu triliun,” ujarnya.

Ia menuturkan biaya yang dibutuhkan untuk 2030 sebesar Rp10.397 triliun itu masuk dalam kategori intervensi tertinggi dari tiga skenario pembiayaan SDGs Indonesia pada 2030. Sementara dua skenario lain terdiri dari Bussiness as Usual Rp7.721 triliun dan Intervensi Moderat Rp9.405 triliun.

“Mendekati nanti lima tahun terkahir pencapaian SDGs 2030 maka pasti effort nya lebih besar dan butuh biaya yang lebih besar dari pemerintah maupun non pemerintah,” pungkasnya, dikutip Antara. (Fan/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti sebut pengembangan energi harus sesuai SDGs
Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:06 WIB
Peneliti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ropiudin menyebutkan pengembangan energi di Tanah A...
Pemerintah butuh dana Rp27 triliun untuk capai SDGs hingga 2030
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:39 WIB
Pemerintah membutuhkan pembiayaan investasi total sebesar Rp27.835 triliun untuk mencapai seluruh tu...
Usai festival, Bappenas gelar Konferensi Tahunan SDG`s 
Jumat, 04 Oktober 2019 - 14:07 WIB
Di awal Oktober ini, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan dua hajat besar. Keduanya dilangsungk...
Bambang sebut Indonesia sudah punya upaya yang sistematis dalam SDGs
Senin, 30 September 2019 - 19:37 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Kementerian PPN/Bappenas akan menggela...
Wapres angkat isu diskriminasi sawit di Konferensi BRF
Minggu, 28 April 2019 - 13:28 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indonesia oleh sejumlah negara, ...
Darmin Nasution: Penurunan harga BBM non subsidi tingkatkan daya beli masyarakat
Jumat, 08 Maret 2019 - 17:46 WIB
Pemerintah mengklaim penurunan harga bbm non subsidi akan berdampak pada rendahnya inflasi, dan dapa...
Provinsi Sumut diminta segera percepat penyelesaian rencana aksi daerah provinsi
Selasa, 12 Februari 2019 - 19:18 WIB
Provinsi Sumatera Utara diminta segera mempercepat penyelesaian rencana aksi daerah Provinsi Sumater...
Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustain...
Kepala Bappenas: Revolusi Industri 4.0 bisa bantu capai SDGs
Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan Revolusi I...
Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs
Jumat, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N Rosalin ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)