Dipakai ponsel hingga mobil, penemu baterai lithium ion raih Nobel
Elshinta
Kamis, 10 Oktober 2019 - 09:45 WIB |
Dipakai ponsel hingga mobil, penemu baterai lithium ion raih Nobel
John B Goodenough pemenang Nobel Chemistry 2019. Sumber foto: https://bit.ly/33fqpPp

Elshinta.com - Revolusi teknologi penyimpanan daya pada baterai lithium-ion yang sangat berguna untuk kehidupan modern mengantarkan tiga penemunya John Goodenough, Stanley Whittingham, dan Akira Yoshino kepada hadiah Nobel Chemistry 2019.

"Mereka menciptakan dunia yang dapat `diisi ulang`," demikian pengumuman Royal Swedish Academy Sciences, Stockholm, dilansir Antara dari AFP, Rabu (9/10).

Dijelaskan, ketiga penemu baterai lithium-ion itu mengubah dunia hanya kurang dari tiga dekade. Diketahui saat ini masyarakat modern tidak dapat terlepas dari penggunaan baterai lithium-ion, mulai dari gadget, perangkat perkantoran, kedokteran dan rumah tangga, hingga kendaraan listrik.

"Lebih dari dua pertiga populasi dunia memiliki gadget baik itu smartphone, laptop atau tablet. Dan, hampir semuanya ditenagai oleh baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang. Mereka bekerja dalam diam di era ponsel," ujar Paul Coxon, perwakilan Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Metalurgi Universitas Cambridge.

Baterai lithium-ion bentuknya kecil, tapi berpengaruh pada mobilitas manusia. Baterai itu membuat jutaan orang di negara-negara berkembang dapat mengakses informasi dan layanan daring hanya lewat ketukan ponsel. (Fan)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UI: Thermogun inframerah aman untuk manusia
Selasa, 21 Juli 2020 - 21:46 WIB
Departemen Fisika Kedokteran/Kluster Medical Technology IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indone...
Fosil ikan predator raksasa 70 juta tahun ditemukan di Patagonia
Selasa, 07 Juli 2020 - 20:55 WIB
Fosil ikan karnivora raksasa yang ditaksir berusia 70 juta tahun ditemukan di Patagonia, perbatasan ...
Fosil ikan predator raksasa 70 juta tahun ditemukan di Patagonia
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:38 WIB
Fosil ikan karnivora raksasa yang ditaksir berusia 70 juta tahun ditemukan di Patagonia, perbatasan ...
Puncak aktivitas matahari diperkirakan terjadi 2024, picu gangguan komunikasi
Rabu, 20 Mei 2020 - 10:15 WIB
Peneliti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Rhorom Priyatikanto mengatakan puncak ak...
BRI Institute dan AFTECH gelar `Fintech Talent Gap Challenges and Opportunities`
Selasa, 17 Maret 2020 - 20:22 WIB
Munculnya Fintech di Indonesia bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuan...
Hujan bisa jadi sumber energi terbarukan yang efektif  
Selasa, 11 Februari 2020 - 17:15 WIB
Sejak lama, terdapat aneka upaya untuk menghasilkan listrik menggunakan hujan. Tetapi upaya terbaru ...
Kominfo pastikan ibu kota baru adopsi 5G
Selasa, 28 Januari 2020 - 20:35 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan rencana adopsi teknologi jaringan generasi terbaru...
BPCB bersiap angkat temuan arca Ganesha di Dieng
Selasa, 31 Desember 2019 - 11:26 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah bersiap mengangkat arca Ganesha yang ditemukan di ...
Gerhana matahari cincin terlihat sempurna di Simeulue
Kamis, 26 Desember 2019 - 13:23 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melakukan pemantauan gerhana matahari cincin di Kabup...
BPPT ciptakan penyimpanan merkuri cegah penguapan
Kamis, 19 Desember 2019 - 09:29 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat ini sudah menciptakan atau menghasilkan alat pe...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV