Banner imlek 2020 Banner imlek 2020
Badai kencang mendekat, ratusan ribu warga di Jepang diimbau mengungsi
Elshinta
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 12:29 WIB |
Badai kencang mendekat, ratusan ribu warga di Jepang diimbau mengungsi
Ilustrasi. Sumber foto: https://s.id/7b3cE

Elshinta.com - Ratusan ribu warga di Jepang diimbau mengungsi lantaran kekhawatiran terjadinya banjir saat badai kencang diperkirakan mendarat pada Sabtu sore, menyebabkan angin dan hujan paling dahsyat dalam kurun waktu 60 tahun.

Sejumlah pemerintah daerah mengeluarkan imbauan evakuasi di berbagai daerah terutama yang berisiko, termasuk beberapa di antaranya di kawasan paling padat penduduk Tokyo, menurut lembaga penyiar NHK yang dikutip Antara.

Badai Hagibis, yang berarti "cepat" dalam bahasa Tagalog Filipina, akan mendarat di Pulau Honshu pada hari Sabtu, setelah badai terkuat mengguncang Jepang dalam beberapa tahun terakhir dan menghancurkan 30.000 rumah dan mengubah aliran listrik padam.

NHK melaporkan empat orang terluka di prefektur Chiba pada Sabtu pagi saat angin kencang menyapu sejumlah atap rumah. Prefektur Chiba berada di sebelah timur Tokyo, yang paling parah terkena badai Faxai sebulan lalu.

Toko, pabrik dan sistem kereta api bawah tanah ditutup sebagai langkah pencegahan, sementara panitia Grand Prix Formula Satu membatalkan semua sesi latihan dan kualifikasi yang dijadwalkan pada Sabtu.

Gelombang badai diperkirakan terjadi di sepanjang pantai Pasifik Honshu pada Sabtu hingga Minggu disertai dengan hujan lebat, meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Sabtu, 25 Januari 2020 - 18:16 WIB
Dua perempuan termasuk satu ibu hamil tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pasukan Myanmar menemb...
Dokter Tiongkok yang berada di garis depan wabah virus corona meninggal
Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:49 WIB
Dokter di salah satu rumah sakit di Provinsi Hubei di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah virus coron...
Metode tradisional suku asli bisa cegah kebakaran hutan Australia 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:55 WIB
Ketika kebakaran hutan melanda bagian tenggara Australia, penduduk asli Australia mengatakan metode ...
Mahkamah Internasional akan keluarkan putusan soal Myanmar
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:46 WIB
Mahkamah Internasional, Kamis (23/1), akan mengeluarkan putusan soal permintaan langkah darurat yang...
Pasukan Israel tembak mati tiga warga Palestina
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:08 WIB
Pasukan Israel menembak dan menewaskan tiga warga Palestina yang melemparkan alat peledak ke arah me...
Aksi protes damai berubah jadi kerusuhan di Lebanon
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:37 WIB
Aksi protes damai di Lebanon berubah menjadi kekerasan untuk malam kedua pada Rabu (15/1), membuat p...
Ketua DPR RI tekankan peran strategis perempuan di hadapan Parlemen Asia-Pasifik
Rabu, 15 Januari 2020 - 10:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin delegasi DPR RI pada Sidang Tahunan ke-28 Asia Pacific Parliame...
Polisi Teheran bantah lakukan penembakan terhadap massa
Senin, 13 Januari 2020 - 16:36 WIB
Aparat Kepolisian di ibu kota Iran, Teheran, tidak melakukan penembakan terhadap massa dan petugas t...
Kendaraan yang ditumpangi Momota tabrak truk di Malaysia
Senin, 13 Januari 2020 - 10:25 WIB
Pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota termasuk di antara empat orang yang cedera ringan dalam...
Menlu Pakistan berangkat ke Iran, Saudi di tengah ketegangan
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:50 WIB
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi pada Minggu berangkat menuju Iran dan Arab Saudi u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV