Kiri Kanan
Lagi, istri anggota POM AU unggah postingan `nyinyir` di medsos
Elshinta
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 19:15 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Lagi, istri anggota POM AU unggah postingan `nyinyir` di medsos
Kadispen TNI AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto. Sumber foto: https://bit.ly/31cifpw

Elshinta.com - Selain mantan Dandim Kendari, Kolonel HS, anggota POM AU Lanud Muljono, Surabaya, Jawa Timur Peltu YNS dicopot, karena istrinya mem-posting "nyinyir" di medsos terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto. Postingan tersebut dinilai mengandung fitnah dan kebencian.

Kadispen TNI AU, Marsma TNI Fajar Adriyanto mengatakan dalam urusan politik, posisi prajurit TNI khususnya TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) netral.

"Suaminya kita lakukan penahanan, tadi malam langsung dilepas dari jabatannya," jelas Marsma Fajar kepada Elshinta, Sabtu (12/10).

Menurut Marsma Fajar, Peltu YNS melanggar ketentuan yang telah ditentukan oleh pimpinan. "Berkali-kali pimpinan sudah menyebarkan telegram maupun menginstruksikan ke anak buahnya, bahwa TNI dilarang berpolitik," jelasnya.

Dilanjutkan Marsma Fajar, begitu pula untuk keluarga dari prajurit TNI dilarang berkomentar yang bernada politik dan menghina simbol-simbol negara.

Peltu YNS sendiri melanggar UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer. Sementara untuk istri dari Peltu YNS sudah diproses melalui Polres Sidoarjo karena melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) pasal penyebaran kebencian dan berita bohong.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menpan-RB: Kita tidak pangkas birokrasi tapi merampingkannya
Senin, 18 November 2019 - 15:45 WIB
Elshinta.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja (raker) dengan Menteri ...
Kemendagri pastikan tak ada desa fiktif di Sultra
Senin, 18 November 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Nata Ira...
Mentan akan isolasi daerah terjangkit virus hog cholera
Senin, 18 November 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo akan mengisolasi jalur distr...
Chandra Hamzah: Erick Thohir harap BUMN jaga integritas
Senin, 18 November 2019 - 13:47 WIB
Elshinta.com - Mantan Wakil Ketua KPK, Chandra Hamzah, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Th...
Jubir: Ada usulan calon Wakil Panglima TNI, tapi semua hak prerogatif Presiden
Senin, 18 November 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan tokoh yang akan menjadi c...
Terapkan ERP, Pemkot Bekasi minta BPTJ sosialisasi ke masyarakat
Senin, 18 November 2019 - 13:15 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BP...
Masyarakat Lombok Tengah tolak perubahan nama bandara
Senin, 18 November 2019 - 12:15 WIB
Elshinta.com - Sekitar 5.000 warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat menolak perubahan nama Ba...
Pakar sebut cegah berkembangnya radikal pasif menjadi aktif
Senin, 18 November 2019 - 11:47 WIB
Elshinta.com - Pakar komunikasi dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Alo Lili...
Ini penjelasan Menko PMK terkait wacana sertifikasi pranikah
Senin, 18 November 2019 - 11:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir E...
Satgas Pamtas patroli jalur rawan pelintas batas negara
Senin, 18 November 2019 - 11:18 WIB
Elshinta.com - Personel Pos Laktutus Satgas Pengamanan perbatasan negara (Pamtas) Republik...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)