Topan Hagibis usai, belum ada laporan WNI yang jadi korban
Elshinta
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:10 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Administrator
Topan Hagibis usai, belum ada laporan WNI yang jadi korban
Kondisi Jepang pascakejadian Topan Hagibis. Sumber foto: https://bit.ly/35tEMBF

Elshinta.com - Topan Hagibis melanda Jepang sejak Sabtu (12/10) malam. Untuk saat ini cuaca di Jepang sudah normal kembali.

Wartawan NHK Jepang, Sigit Purnomo mengatakan Topan Hagibis saat ini tengah berada di perairan timur Jepang dan untuk kondisi langit di Jepang cenderung cerah.

Sigit juga memastikan hingga Minggu (13/10) pagi pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai WNI yang menjadi korban dari Topan Hagibis.

"Tidak ada laporan mengenai WNI yang jadi korban tewas atau luka dan aktifitas warga di Tokyo dan sekitarnya sudah normal kembali," ujar Sigit saat diwawancarai Elshinta, Minggu (13/10).

Pemerintah daerah setempat dan dari pihak kedutaan besar serta konsulat jenderal Indonesia yang berada di Jepang secara aktif mengimbau kepada masyarakat khususnya WNI untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan serta segera mengungsi ke tempat yang aman.

Pemerintah Jepang telah membentuk suatu gugus tugas darurat untuk mendapatkan gambaran secara utuh pascakejadian Topan Hagibis menlanda. "Serta untuk mengambil keputusan yang akan dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat," katanya.

Sementara itu, bagi WNI yang menghadapi kondisi darurat di Jepang bisa menghubungi Hotline KBRI Tokyo: 08035068612 atau 08049407419. Serta untuk informasi lebih lengkap bisa mengunjungi website http://kbritokyo.jp atau via alamat e-mail : consular@kbritokyo.jp.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Filipina laporkan 162 kematian COVID-19, angka tertinggi harian
Senin, 13 Juli 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan Filipina pada Senin (13/7) mengonfirmasi 162 kematian baru akibat penyakit vir...
Banjir dan longsor di Nepal tewaskan 23 orang, puluhan orang hilang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 18:14 WIB
Banjir bandang dan longsor akibat hujan deras menewaskan setidaknya 23 orang, menyebabkan puluhan wa...
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV