PUPR bantu Pemprov DKI atasi masalah sanitasi dan air limbah
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:36 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
PUPR bantu Pemprov DKI atasi masalah sanitasi dan air limbah
Limbah domestik. Sumber foto: https://bit.ly/32eaUHs

Elshinta.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) akan membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun instalasi pengolahan air limbah domestik dan jaringan perpipaan, yang disebut dengan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP). 

Hal tersebut dilakukan intuk mengatasi masalah sanitasi dan air limbah di DKI Jakarta. 

“Tujuannya selain untuk meningkatkan akses sanitasi di DKI Jakarta juga melindungi kualitas air dari pencemaran limbah domestik seperti mandi, cuci, kakus dan aktivitas rumah tangga lainnya,” bunyi siaran pers Kementerian PUPR, pada Jumat (11/10) lalu. 

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, masalah sanitasi bukan semata masalah ketersediaan infrastruktur, namun juga sangat bergantung pada pola perilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. 

“Persepsi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan masih belum menjadi kebutuhan. Praktik buang air besar sembarangan (BABS) juga masih terjadi di beberapa tempat,” kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu. 

Februari 2021 

Pembangunan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik di DKI Jakarta terdiri atas dua zona pelayanan, yaitu zona 1 dan zona 6. Konstruksi IPAL Zona 1 direncanakan akan dibiayai menggunakan APBD Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian PUPR melalui bantuan Pemerintah Jepang. 

Nilai investasi untuk pembangunan IPAL zona 1 sebesar Rp9,87 triliun (Rp7,7 triliun Kementerian PUPR dan Rp2,17 triliun APBD DKI), termasuk untuk jaringan perpipaan dengan sistem interseptor. 

IPAL zona 1 akan mulai dibangun pada Februari 2021 di kawasan Pluit dengan luas lahan 3,9 hektar, dengan kapasitas sebesar 240.000 m3/hari untuk melayani 220.000 Sambungan Rumah (SR) atau 989.389 jiwa. 

“Cakupan layanannya meliputi 41 kelurahan yang tersebar di 8 Kecamatan yakni Kecamatan Menteng, Tanah Abang, Gambir, Sawah Besar, Taman Sari, Tambora, Pademangan, dan Penjaringan. Saat ini telah diselesaikan Detail Engineering Desain (DED),” bunyi siaran pers itu. 

Untuk zona 6 akan dibangun IPAL di kawasan Duri Kosambi dengan kapasitas 282.500 m3/hari menggunakan teknologi pengolahan A2O yang dikombinasikan dengan Integrated Fixbed Film Acivated Sludge (IFAS). 

“Target penerima manfaat sebanyak 180.800 jiwa di 2 Kecamatan di Jakarta Pusat, yakni Gambir dan Tanah Abang, serta 8 kecamatan di Jakarta Barat yakni Cengkareng, Grogol, Petamburan, Kebon Jeruk, Kalideres, Palmerah, Kembangan, dan Tambora; Kecamatan Kebayoran Lama di Jakarta Selatan dan Kecamatan Penjaringan di Jakarta Utara,” jelas siaran pers itu. 

Kebutuhan  biaya Pembangunan IPAL zona 6 diperkirakan sebesar Rp4,6 triliun berasal dari Kementerian PUPR, bantuan luar negeri (BLN) sebesar Rp3,75 triliun dan Rp0,85 triliun dari APBD DKI Jakarta. 

Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman antara Jepang melalui JICA dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan, pada 11 Juli 2019. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan dini potensi hujan di Jakarta
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:26 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya potensi huj...
Pasar tradisional di Jatinegara terapkan protokol kesehatan
Senin, 06 Juli 2020 - 19:45 WIB
Puluhan petugas gabungan melakukan pengawasan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di t...
Transjakarta target uji coba 100 bus listrik hingga akhir tahun
Senin, 06 Juli 2020 - 18:47 WIB
PT Transjakarta menguji coba bus listriknya di rute EV 1 (Balai Kota - Blok M) selama tiga bulan ke ...
2.342 pohon rawan sempal dan tumbang di Jaksel ditata 
Senin, 06 Juli 2020 - 18:35 WIB
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan telah menata 2.342 pohon yang rawan sempal dan ...
Kominfo berkomitmen percepat digitalisasi televisi
Senin, 06 Juli 2020 - 17:26 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk mempercepat digitalisasi televisi terestria...
 Pemprov DKI libatkan Bank DKI bantu bangkitkan UKM dan pulihkan ekonomi
Senin, 06 Juli 2020 - 16:26 WIB
Pemprov DKI Jakarta melibatkan PT Bank DKI untuk menghadapi kenormalan baru (new normal) demi memuli...
Kemenperin terbitkan aturan hitungan TKDN produk farmasi
Senin, 06 Juli 2020 - 15:55 WIB
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 16 Tahun 20...
Dishub DKI minta warga ikut jaga fasilitas bus listrik selama uji coba
Senin, 06 Juli 2020 - 13:23 WIB
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Susilo Dewanto meminta kepada warga ibu k...
Menteri Edhy: Seekor lobster bisa bertelur hingga satu juta
Senin, 06 Juli 2020 - 12:26 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengingatkan bahwa satu ekor lobster bisa menghasilkan h...
Yasonna tegaskan pemerintah terus lindungi WNI di luar negeri
Senin, 06 Juli 2020 - 12:14 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan Pemerintah Indonesia terus melindung warga negara Ind...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV