Pemuda Desa Adat Tuban ikuti tradisi Perang Api
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:38 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Pemuda Desa Adat Tuban ikuti tradisi Perang Api
Sumber Foto: https://bit.ly/32ejLc8

Elshinta.com - Sejumlah pemuda warga Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, mengikuti tradisi Mesiat Geni atau Perang Api. Tradisi itu sebagai rangkaian ritual persembahyangan bulan purnama keempat dalam penanggalan Bali.

"Tradisi ini harus dan wajib kami lakukan untuk menyambut kedatangan dewa-dewi yang hadir dalam upacara Piodalan atau hari jadi pura dengan diiringi oleh para pengawalnya yang salah satunya adalah Butha Kala Geni Rudra," ujar Bendesa atau Kepala Desa Adat Tuban, I Wayan Mendra, di Mangupura, Minggu (13/10) malam.

Ia mengatakan, upacara tersebut menjadi suatu penyambutan untuk kedatangan Kala Geni Rudra yang dipercayai memiliki kesenangan bermain api. "Harapannya, setelah disambut dengan perang api ini beliau dengan senang hati akan memberikan kemakmuran menghilangkan dosa dan kejahatan agar masyarakat desa kami bisa sejahtera dan aman dalam melaksanakan kehidupan di dunia," katanya.

Dalam tradisi tersebut, para pemuda desa terlebih dahulu melaksanakan persembahyangan dan diberi percikan air suci agar dalam melaksanakan ritual berada dalam kondisi yang suci lahir dan batin.

Persembahyangan tersebut juga dilakukan untuk memohon kepada Tuhan agar mereka selama mengikuti prosesi tradisi perang api berada dalam niatan yang tulus serta ikhlas.

Kemudian, mereka membakar tumpukan sabut kelapa kering yang selanjutnya dipukulkan ke pemuda yang berada di kelompok lain.

I Wayan Mendra menambahkan, meskipun kedua kelompok pemuda saling memukulkan sabut kelapa yang dibakar, namun tradisi itu dilakukan untuk meningkatkan rasa persaudaraan antarpemuda di kawasan desa adat. "Kami juga berharap tradisi ini dapat membersihkan kekotoran dan aura negatif di wilayah desa dan tentunya akan memberikan kesenangan kepada Kala Geni Rudra," ujarnya.

Eka Wirya, seorang pemuda desa yang mengikuti tradisi tersebut, mengaku dirinya sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan tradisi tahunan itu. "Memang namanya api pasti terasa panas jika terkena tubuh. Tapi saya tidak merasakan sakit dan senang bisa ikut melestarikan tradisi ini," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Sungkem Telompak dalam kesunyian di tengah pandemi Covid-19
Jumat, 29 Mei 2020 - 21:26 WIB
Di tengah pandemi Covid-19, warga Dusun Keditan, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang,...
 Kemenag siapkan revitalisasi fungsi rumah ibadah pada tatanan `New Normal`
Kamis, 28 Mei 2020 - 08:09 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) akan menyiapkan revitalisasi fungsi rumah ibadah pada tatanan normal bar...
Pandemi COVID-19, Imam Besar Masjid Istiqlal: Ada hikmah di balik musibah
Rabu, 27 Mei 2020 - 15:12 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengatakan bahwa di balik setiap musibah pa...
Wali Kota Pekanbaru imbau warganya gelar Salat Idul Fitri di rumah
Rabu, 20 Mei 2020 - 08:24 WIB
 Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau umat muslim di Ibu kota Provinsi Riau itu untuk tidak melaks...
Menag: `Deadline` kepastian ibadah haji ditunda hingga awal Juni
Rabu, 20 Mei 2020 - 07:18 WIB
Untuk menentukan kepastian penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M, Pemerintah Indonesia menunggu ke...
Rumah Zakat akan bangun 33 titik lumbung pangan
Selasa, 19 Mei 2020 - 20:25 WIB
Rumah Zakat berupaya memanfaatkan dana Zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dengan mendirikan l...
Istiqlal pastikan tidak ada takbiran dan Shalat Id
Selasa, 19 Mei 2020 - 17:37 WIB
Masjid Istiqlal memastikan tidak ada takbiran dan shalat Idul Fitri (id) seiring belum ada penurunan...
MUI: Zakat boleh dimanfaatkan untuk penanggulangan COVID-19. Begini ketentuannya
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:42 WIB
Sebagai bentuk antisipasi pelaksanaan serah terima zakat di tengah pandemi COVID-19, Majelis Ulama I...
500 paket sembako Bakti Alumni Akpol bagi penyapu jalanan di Kudus 
Selasa, 19 Mei 2020 - 10:09 WIB
Alumni Akademi Kepolisian angkatan 99 (Endra Dharmalaksana) memberikan bantuan 500 paket sembako kep...
Andre Rosiade sarankan bansos dalam bentuk tunai di tengah COVID-19
Senin, 18 Mei 2020 - 12:03 WIB
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyarankan agar mengubah penyaluran bantuan s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV