Kiri Kanan
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Elshinta
Senin, 14 Oktober 2019 - 19:07 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme
Kutuk penusukan Wiranto, UNMA tolak dikaitkan dengan radikalisme. Foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto menunjukkan bahwa masih ada warga masyarakat yang terpapar paham radikal ekstrem dan terorisme. Radikalisme yang menganjurkan perbuatan teror dan kekerasan bersenjata jelas bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan universal. 

Demikian dikatakan Wakil Rektor III, Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Dr. H. Ali Nurdin, M.Si, dalam rilis yang diterima redaksi elshinta.com, Senin (14/10). 

"UNMA Banten dan PB Mathla’ul Anwar mengutuk keras tindak kejahatan terhadap pejabat negara tersebut. Radikalisme tersebut harus dibasmi dan diberantas sampai ke akar-akarnya," kata Ali Nurdin. 

Menurut Ali Nurdin UNMA Banten tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok radikal dan teroris. Oleh karenanya, Ali menolak keras jika pihaknya dikaitkan dengan paham radikalisme ektrem dan terorisme.

"Secara kelembagaan maupun perorangan, UNMA sama sekali tidak ada kaitannya dengan organisasi teroris. Seluruh materi pelajaran di UNMA Banten maupun di 2.000 sekolah dan madrasah Mathla’ul Anwar di seluruh Indonesia tidak ada sedikit pun yang mengajarkan paham radikalisme ektrem dan terorisme," ujarnya.

Namun demikian, lanjut Ali Nurdin, pihaknya tetap membuka diri jika aparat mendapatkan bukti adanya keterlibatan guru, dosen, pegawai, mahasiswa atau sivitas akademika UNMA Banten yang terindikasi menganut paham radikal ekstrem yang mengarah pada tindak terorisme untuk diproses.

"Silakan diproses sesuai hukum dan UU yang berlaku. UNMA Banten tidak akan ragu-ragu untuk memberhentikan setiap dosen, staf, maupun mahasiswa yang terbukti menganut paham radikal ekstrem dan menganjurkan terorisme," tegas Ali. 

Sebagai kampus yang bernaung di bawah organisasi Mathla’ul Anwar dengan misi utama mencerdaskan kehidupan ummat, UNMA Banten akan terus memberikan pendidikan dan pencerahan kepada masyarakat mengenai bahaya paham radikal ekstrem. 

"UNMA Banten membuka diri dan akan terus melakukan upaya penyadaran dan dakwah dalam rangka deradikalisasi bagi masyarakat yang terpapar paham radikal ekstrem. Dan dalam waktu dekat, kami akan membentuk Pusat Kajian Deradikalisasi," tandasnya. 

Seperti diketahui, penyerangan terhadap Menko Polhukam, Wiranto terjadi saat dia berada di Universitas Mathla'ul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sidanghayu, Pandeglang, Banten.

Wiranto hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
2.700 anak turut dalam Festival Ilmuwan Cilik di Magelang
Selasa, 19 November 2019 - 21:49 WIB
Elshinta.com - Tidak kurang dari 2.700 anak-anak Paud se-Kabupaten Magelang, mengikuti Fes...
Universitas Brawijaya kukuhkan dua profesor pertanian
Selasa, 19 November 2019 - 15:44 WIB
Elshinta.com - Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur mengukuhka...
584 peserta ikuti MTQ ke-46 tingkat Kota Bandung
Selasa, 19 November 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 584 peserta dari 30 kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran ...
Tanamkan jiwa nasionalisme, prajurit TNI gelar upacara bendera di SD perbatasan RI-PNG
Senin, 18 November 2019 - 21:44 WIB
Elshinta.com - Guna menanamkan jiwa nasionalisme pada murid-murid sekolah yang berada di perbat...
Mendikbud minta PAUD tingkatkan pendidikan karakter anak
Senin, 18 November 2019 - 19:13 WIB
Elshinta.com - Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mendidik masyarakat mas...
KBRI Kuala Lumpur bantu anak PMI dapat akses pendidikan
Minggu, 17 November 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur membantu anak-anak...
Wisata Dirgantara Suryadarma edukasi pendidikan anak usia dini
Jumat, 15 November 2019 - 15:29 WIB
Elshinta.com - Kegiatan wisata dirgantara merupakan salah satu edukasi kepada Pendidikan Anak U...
Kemendikbud sebut penggunaan TIK untuk pendidikan tak bisa ditawar
Jumat, 15 November 2019 - 10:38 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sekjen Kemendikb...
1.094 mahasiswa asal Jatim tahun ini mendapat beasiswa Bidikmisi
Kamis, 14 November 2019 - 15:08 WIB
Elshinta.com - Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan program beasiswa Biaya Pendidikan M...
13 pekerja migran yang bekerja di Singapura berhasil raih gelar sarjana
Rabu, 13 November 2019 - 07:37 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 13 pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Singapura berhasil me...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)